2 Siswi SMA di Sumenep Dikeluarkan Gegara Ortu Dituduh Sebut Guru Punya Sihir

Ahmad Rachman - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 16:35 WIB
Dua siswi SMAN 1 Batuan Kabupaten Sumenep jawa timur, dikeluarkan dari sekolah
Dua siswi yang dikeluarkan sekolahnya (Foto: Ahmad Rachman/detikcom)
Sumenep -

Dua siswi SMAN 1 Batuan Kabupaten Sumenep, Madura, dikeluarkan dari sekolah. Mereka dikeluarkan lantaran orangtuanya diduga menuduh salah satu guru memiliki ilmu sihir. Kini keduanya tidak bisa bersekolah, setelah dikembalikan lagi ke orangtuanya.

Dua siswi yang dikeluarkan adalah MN (17) warga Kecamatan Kota Sumenep dan AF (17) warga Kecamatan Batuan. Keduanya dikeluarkan dari sekolah pada 10 November 2020.

Peristiwa bermula saat dua anak kelas XI SMAN 1 Batuan itu kesurupan di rumahnya masing-masing dalam waktu hampir bersamaan, tepatnya 30 Oktober.

"Anak saya kerasukan pas Jumat (30/10) dini hari sampai pagi. Saat kerasukan itu menyebut nama salah satu guru. Dia bilang hanya guru itu yang bisa menyembuhkan dan mengeluarkan jin yang memasukinya," kata Agus Efendi (40), orang tua AF, Senin (16/11/2020).

Keesokan harinya orang tua AF mendatangi Kasek SMAN 1 Batuan di rumahnya, karena sekolah masih libur. Dia meminta izin untuk meminta bantuan guru yang disebutkan anaknya tersebut. Namun kepala sekolah menolak permintaan tersebut. Karena anaknya tak kunjung sembuh, Agus akhirnya datang langsung ke rumah guru berinisial FZ tersebut dan meminta bantuan agar anaknya disembuhkan.

"Akhirnya dia datang dan anak saya pelan-pelan bisa disembuhkan," terang Agus.

Selanjutnya
Halaman
1 2