Rektor Untag Banyuwangi Sebut Kampanye Hitam Tak Akan Efektif di Pilbup

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 12:14 WIB
Kampanye hitam (black campaign) mulai bermunculan dalam Pilbup Banyuwangi 2020. Namun menurut praktisi pendidikan, kampanye hitam tidak akan efektif dalam politik.
Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, Andang Subaharianto (baju merah)/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Kampanye hitam (black campaign) mulai bermunculan dalam Pilbup Banyuwangi 2020. Namun menurut praktisi pendidikan, kampanye hitam tidak akan efektif dalam politik.

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, Andang Subaharianto mengatakan, kampanye hitam sebenarnya kurang efektif digunakan untuk kepentingan politik. "Kampanye hitam kalau dipakai jualan, tidak laku dan tidak strategis. Munculnya kampanye hitam bisa jadi juga karena ketidakpercayaan diri dalam berkompetisi secara sehat," katanya kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Andang berharap, terkait mulai munculnya kampanye hitam, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi yang memiliki kewenangan, bisa menertibkannya.

"Masyarakat Banyuwangi bisa melihat secara jernih dan rasional. Sudah bukan waktunya lagi menggunakan kampanye hitam," tambahnya.

"Terpenting masyarakat Banyuwangi telah berpikir secara jernih dan obyektif. Sehingga kampanye hitam tidak laku untuk dijual," tegas Andang.