HUT ke-75, Brimob Jatim Akan Terus Bantu Pemerintah Tangani COVID-19

Imam Wahyudiyanta, Deny Prastyo Utomo - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 14:53 WIB
hut brimob
Peringatan HUT ke75 Brimob di Jatim digelar secara sederhana (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim menggelar Peringatan HUT ke-75 Koprs Brimob Polri secara virtual. Acara syukuran digelar secara sederhana.

Peringatan upacara HUT ke-75 Brimob Polri digelar secara virtual yang dipimpin Kapolri Jenderal Idham Aziz. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran yang dipimpin langsung Dankorbrimob Polri Irjen Anang Revandoko dari Mabes Brimob Polri, juga secara virtual.

Acara syukuran secara serentak ditandai dengan pemotongan tumpeng. Sedangkan di Polda Jawa Timur, pemotongan tumpeng dilakukan oleh Wakapolda Jatim Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo dan Dansat Brimob Polda Jatim Kombes I Ketut Gede Wijatmika dan diberikan kepada dua anggota brimob Polda Jatim yang betugas selama 37 tahun dan 9 bulan secara simbolis.

Slamet dalam sambutannya menyampaikan amanat Kapolda Jatim Irjen M Fadil yang mengatakan dalam peringatan HUT ke-75 Brimob Polri dengan tema Brimob Untuk Indonesia.

"Bahwa kami semua jajaran Korps Brimob Polri memiliki keinginan yang sangat dalam, baik lahir dan batin. Bertekad bahwa Korps Brimob Polri akan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara serta selalu hadir bersama-sama dengan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas dan keamanan negara ini," kata Slamet dalam sambutannya di Polda Jatim, Sabtu (14/11/2020).

Slamet menambahkan jika Korps Brimob Polri lahir, tumbuh dan berkembang tidak lepas dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Korps Brimob yang merupakan bagian integral dari Polri akan terus bersinergi dan soliditas bersama TNI/Polri serta komponen masyarakat akan terus menjaga dan merawat keutuhan kebinekaan NKRI.

Slamet menyampaikan masa pandemi ini merupakan persoalan nasional dan juga seluruh dunia. Tercatat 216 negara juga mengalami pandemi COVID-19 yang berdampak kepada perekonomian global.

Slamet menyampaikan ada empat negara dengan kasus terkonfirmasi berat yakni di Amerika tercatat lebih 10 juta kasus orang terkonfimasi, kemudian di India lebih dari 8 juta orang terkonfirmasi positif COVID-19. Selanjutnya Brasil kurang lebih 5 juta orang terkonfirmasi positif dan Prancis mencapai hampir 2 juta kasus positif.

"Tadi pagi sendiri kita baca berita Italia hari ini hampir 40 orang terkonfirmasi positif COVID-19, kemudian di Amerika 46 ribu orang terkonfirmasi COVID-19," ungkap Slamet Hadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2