Machfud Arifin Pastikan 8 Parpol Pengusung Solid

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 18:00 WIB
machfud-mujiaman
Machfud Arifin (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

25 Hari jelang coblosan Pilwali Surabaya 2020, Calon Wali Kota nomor urut 2 Machfud Arifin menyatakan mesin partai pengusungnya bersama Mujiaman dalam kondisi panas. Ia yakin kerja keras partai pengusung akan mengantar dirinya menjadi Wali Kota Surabaya.

"Partai pengusung yang berjuang bersama kami dalam kondisi solid semua. Insya Allah partai pengusung berjuang bersama untuk mencapai kemenangan," kata Machfud Arifin usai bertemu dengan konstituen Golkar di Surabaya, Jumat (13/11/2020).

Machfud menjelaskan, 8 mesin partai pengusung dirinya sedang panas-panasnya. Tidak hanya itu, 2 mesin partai pendukung Machfud-Mujiaman juga sedang panas-panasnya.

"Partai pengusung berjuang bersama untuk bisa mencapai kemenangan. Partai pengusung solid semua. Seluruh partai bergerak semua, mesin tambah panas. On the track ini," terangnya.

Hal ini juga sekaligus menepis tudingan bahwa ada pengurus NasDem beberapa waktu lalu mendeklarasikan diri mendukung calon selain Machfud-Mujiaman.

"Insya Allah semua partai solid. Ini Golkar kan mendukung kami. Seluruh konstituen mereka diarahkan ke saya. Ini jadi kewajiban bersama partai pengusung. Yang jelas kondisinya semua mesin panas dan siap tempur," tegasnya.

Sementara Anggota DPR RI Golkar asal Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo), Adies Kadir menyatakan legislator asal partai Golkar harus turun dan terus menguatkan akar dukungan kepada calon yang diusung dalam hal ini Machfud-Mujiaman di Pilwali Surabaya 2020.

"Kita punya pengalaman. Saya harap pengalaman ini menjadi perhitungan. Kita harus kerja keras, turun langsung ke masyarakat. Itu berlaku untuk legislator dari partai pengusung Machfud-Mujiaman. Dan tentunya menyakinkan rakyat bahwa calon kita akan memberi perubahan signifikan, tidak monoton," ujarnya.

Selain itu, Adies menyebut seluruh kader Golkar khususnya anggota fraksi untuk tetap berada di dapilnya sejak 2 Minggu sebelum coblosan. Harapannya agar kantong suara partai bisa maksimal memberi sumbangsih kepada cawali yang diusung.

(fat/fat)