Soal Spanduk Black Campaign, Bawaslu Banyuwangi Tak Ingin Buru-buru Bertindak

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 18:28 WIB
black campaign di banyuwangi
Salah satu spanduk black campign di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Bawaslu Banyuwangi belum melakukan tindakan apapun terkait bertebaran spanduk yang diduga black campaign salah satu pasangan calon di Pilbup Banyuwangi 2020. Spanduk provokatif dan bernada diskriminasi gender yang terpasang di sejumlah kecamatan itu masih terpasang hingga saat ini.

Spanduk ini diduga kuat sengaja dipasang untuk menjatuhkan salah satu paslon yang berasal dari kaum perempuan. Saat ini, ada satu pasangan calon dari kaum perempuan, yakni Cabup nomer urut 02, Ipuk Fiestiandani.

Menyikapi spanduk provokatif ini, Bawaslu Banyuwangi memilih untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil tindakan.

"Sejauh ini belum ada laporan resmi kepada Bawaslu Banyuwangi. Akan kita kaji lebih lanjut," kata Ketua Bawaslu Banyuwangi Hamim kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Menurut Hamim, harus dilakukan kajian mendalam apakah spanduk bernada provokatif ini dipasang oleh pasangan calon atau tim kampanyenya. Jika kemudian spanduk provokatif itu dipasang oleh pasangan calon atau tim pemenangannya, maka untuk penanganannya ada di tangan Bawaslu.

Namun jika spanduk provokatif ini tidak ada kaitannya dengan paslon, maka yang berwenang untuk menindaklanjuti adalah Satpol PP.

"Satpol PP bisa menertibkan sendiri berdasarkan Perda nomor 10. Itu terkait dengan tata cara pemasangan reklame. Itu bisa," kata Hamim.