Paslon Eri-Armuji Diduga Manfaatkan Anak-anak untuk Kampanye, Jubir Membantah

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 21:10 WIB
Paslon Eri-Armuji Diduga Manfaatkan Anak-anak Untuk Kampanye, Jubir Membantah
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Kegiatan kampanye Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji diduga melibatkan anak di bawah umur. Hal tersebut terungkap dalam sebuah postingan di media sosial Instagram @tangkitchen.id. Sebuah konten video di akun instagram tersebut berjudul 'Eri-Armuji Bikin Siomay??'

Dalam video yang berdurasi 1 menit 11 detik itu, paslon yang diusung oleh PDIP ini mendatangi gerai makanan yang berlokasi di kawasan Ruko Pakuwon City, Surabaya.

Paslon ini datang dengan mengenakan baju putih bersimbol logo nomor 1 didada sebelah kanan. Keduanya disambut oleh pemilik restoran yakni Jason Surya. Pemilik restoran ini diketahui usianya masih sekitar 14 tahun dan masih duduk dibangku SMP. Ketiganya terlihat tengah berbincang di dalam restoran milik Jason Surya dan Wilson Tirta.

"14 Tahun punya usaha ini loh. Luar biasa," ujar Armuji.

Dengan polosnya, Jason mengucapkan terima kasih kepada Eri dan Armuji.

"Terima kasih kepada Mas Eri dan Cak Ji, yang sudah meluangkan waktunya untuk datang ke toko tangkithcennya Jason ini," kata Jason dalam sesi wawancara yang terekam dalam video di instagram tersebut.

Postingan yang diunggah hari ini Kamis (29/10/2020), mendapat respon kritikan dari netizen. Sebagian besar menyayangkan, promosi menu Siomay sekaligus pemilik resto yang dilibatkan dalam kegiatan sarat politik, maupun tentang protokoler kesehatan.

Seperti komentar akun Instagram @andrisawan: "Percuma pake masker tapi gak sesuai protokoler kesehatan lungguhne. Gae syarat tok ta maskere Pak,". Akun Instagram lainnya, @ginaklaanikov juga ikut berkomentar di unggahan video tersebut. "Wah ini yang punya tangkicthen apa gak sadar memanfaatkan anak dibawah umur untuk kepentingan kampanye?, ojok mau dibujuk i itu. Sadaro...sadaro...kalian dimanfaatkan untuk politik. Apapun itu bungkusnya".

Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) sangat menyayangkan kegiatan Eri Cahyadi-Armuji yang melibatkan anak di bawah umur.

Selanjutnya
Halaman
1 2