Paslon Eri-Armuji Diduga Manfaatkan Anak-anak untuk Kampanye, Jubir Membantah

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 21:10 WIB
Paslon Eri-Armuji Diduga Manfaatkan Anak-anak Untuk Kampanye, Jubir Membantah
Foto: Tangkapan Layar

"Terkait dugaan pelibatan usia anak dalam kampanye dan di unggah dalam IG anak dan dilakukan mention kepada pasangan calon tersebut sepenuhnya kami serahkan kepada Bawaslu untuk melakukan kajian dan pengawasan, sebab KPAI juga sudah melakukan MoU dengan Bawaslu terkait pengawasan dan penindakan pelibatan anak dalam kegiatan politik," ujar Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (29/10/2020).

"Tentu kita menyayangkan jika pasangan calon mengambil iklan atau bintang tamu untuk iklan politik. Kendatipun diduga usia anak 14 tahun tersebut mengucapkan terima kasih kepada pasangan calon atas usaha yang sudah dirintis cukup lama," lanjutnya.

Jasra Putra menegaskan, sejatinya calon wali kota dan wakil wali kota tidak membawa atribut sebagi peserta kontestasi Pilwali Surabaya 2020.

"Sejatinya sang calon datang tidak membawa atribut pakaian di kegiatan yang melibatkan anak. Kita bisa pahami maksud baik calon untuk mendukung anak muda untuk melakukan enterpreneurship dan penguatan UMKM. Namun dikhawatrikan anak-anak berada dalam tarikan pusaran politik pertarungan pimilihan calon walikota yang ada di Surabaya," bebernya.

Komisioner KPAI di bidang hak sipil dan partisipasi ini mencontohkan beberapa kasus di pemilihan presiden (pilpres) dan termasuk pilkada (pemilihan kepala daerah) yang lalu cukup banyak anak berada dalam situasi penyalahgunaan orang dewasa baik timses dan calon. "Sehingga bisa mempengarahui perkembangan psikis anak ke depanya," imbuhnya.

Sementara Juru Bicara paslon Erji, Achmad Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut tidak ada ajakan memilih.

"Setahu saya tidak ada ajakan memilih," katanya.

Dalam video tersebut, di baju Eri maupun Armudji terdapat angka 1. Hidayat berdalih, dalam acara tersebut tidak ada ajakan memilih atau kampanye.

"Tidak ada kampanye saat momen tersebut, hanya kunjungan makan," ungkapnya.

Ia menambahkan, acara tersebut kedua paslon juga sudah memakai masker. "Prinsipnya paslon kami akan memegang teguh proses demokrasi secara bermartabat," jelasnya.

Halaman

(fat/fat)