Kasus Pasien COVID-19 di Jatim Terendah Kedua se-Indonesia

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 22:23 WIB
covid-19 di jatim
Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Persentase pasien COVID-19 di Jawa Timur yang masih dirawat di Rumah Sakit atau isolasi mandiri, menempati posisi terendah kedua se-Indonesia. Hal ini menunjukkan penurunan kasus yang cukup signifikan.

Sebelumnya, Jatim juga pernah mengalami lonjakan kasus yang signifikan pada bulan Juli hingga Agustus. Bahkan, pada Agustus, kasus kumulatif COVID-19 menjadi tertinggi kedua setelah Provinsi DKI Jakarta.

Kendati demikian, Gubernur Khofifah Indar Parawansa terus meningkatkan kapasitas 3T atau testing, tracing, treatment. Selain itu, Khofifah menggalakkan masyarakat tetap disiplin 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, melalui operasi yustisi serta kampanye pakai masker.

Melihat data ini, Khofifah pun merasa bersyukur. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini memberikan apresiasi semua pihak hingga masyarakat yang disiplin. Menurutnya, kasus aktif COVID-19 yang menurun merupakan bukti sinergi antara masyarakat bersama Pemprov, Pemkab atau Kota, Forkopimda, TNI/Polri, laboratorium, Rumah Sakit dan tenaga kesehatan.

"Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten memiliki kesembuhan yang lebih tinggi dibandingkan kasus baru, di sisi lain kapasitas testing juga terus naik sehingga positivity rate menurun. Hasilnya per 26 Oktober 2020, berdasarkan pengolahan data dari Kemenkes RI, Jawa Timur menjadi provinsi dengan persentase kasus aktif terendah nomor dua se-Indonesia," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Khofifah menjelaskan data 26 Oktober 2020 yang dirilis oleh Kemenkes RI, ada 5 provinsi dengan persentase kasus aktif terendah di Indonesia. Pertama Gorontalo dengan angka 2,66%, Jawa Timur yakni 4,55%, Kalimantan Selatan yakni 5,97%, Bali yakni 6,95% dan Maluku Utara yakni 8,67%.

Secara kuantitatif, kasus aktif COVID-19 di Jatim juga menjadi terendah dibandingkan provinsi besar lain di Jawa, di mana total kasus aktif COVID-19 Jatim sebanyak 2.352 kasus, sedangkan Jawa Tengah sebanyak 3.762 kasus, Jawa Barat 9.897 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 11.473 kasus.

Selanjutnya
Halaman
1 2