Senior PDIP Surabaya Membelot ke Paslon Lain, Ketua: Harusnya Taat Partai

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 22:24 WIB
Adi Sutarwijono
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Tokoh PDI Perjuangan Kota Surabaya Mat Mochtar menyatakan mendukung Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono menilai bila seseorang merasa PDIP, seharusnya dirinya taat dan tunduk keputusan partai.

"Kalau mengaku partai saya PDI Perjuangan seharusnya taat dan tunduk kepada keputusan organisasi partai, yang dikeluarkan DPP PDI Perjuangan dengan memberikan rekomendasi kepada Calon Walikota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji," ujar pria yang akrab disapa Awi ini kepada detikcom, Senin (26/10/2020).

Awi menjelaskan rekom serta surat pencalonan Eri-Armuji ke KPU Surabaya juga ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Setiap orang mempunyai hak untuk bersikap politik, dan mengekspresikannya. Tetapi di organisasi PDIP hak politik itu diekspresikan dalam sikap ketaatan terhadap keputusan partai dan melaksanakan semua keputusan partai dengan penuh tanggung jawab. Pengurus PDIP, kader, anggota dan simpatisan tahu betul akan hal itu," imbuhnya.

Menurut Awi, saat ini partainya dalam kondisi yang paling solid. Baik di akar rumput paling bawah hingga atas semuanya bergerak untuk memenangkan Eri-Armuji dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

"Seluruh kekuatan PDI Perjuangan dalam situasi solid dan kompak, saling bergotong-royong, holopis kuntul baris, bergerak terus setiap hari, siang dan malam, untuk memenangkan Eri-Cahyadi," ungkapnya.

Ketua DPRD Surabaya ini menyebut kemenangan di Pilwali Surabaya penting untuk menjaga martabat PDIP.

"Karena kami sadar, memenangkan Pilwali Surabaya adalah manjaga harkat dan martabat PDI Perjuangan, kehormatan partai, terlebih Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," katanya.

Terkait beredarnya video tokoh PDIP Surabaya mendukung paslon selain Eri-Armuji, Awi memastikan tidak akan menganggu kesolidan PDIP baik di tingkat pengurus hingga pendukung.

"Saya pastikan, beredarnya video-video semacam itu tidak akan mengguncang arus bawah PDIP tidak mengguncang masyarakat. Terbukti hasil survei Eri-Armuji terbukti unggul 6 persen dari pasangan lain. Masyarakat lebih mempercayai kerja-kerja nyata PDIP, Wali Kota Surabaya Bu Risma, Wakil Walikota Surabaya Mas Whisnu Sakti Buana, juga kerja-kerja nyata yang dilakukan Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji," pungkasnya.

(iwd/iwd)