Warga Surabaya Urus Akta Kematian ke Kemendagri, Pemkot Minta Maaf

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 19:51 WIB
yaidah ngurus akta kematian ke kemendagri
Tulisan petugas Dispendukcapil Surabaya ini yang membuat Yaidah nekat ke Kemendagri (Foto: Istimewa)

"Sehingga Bu Yaidah atau pemohon mendapatkan e-Kitir atau tanda terima yang dilengkapi barcode," katanya.

Namun, karena ketidaktahuan dan miskomunikasi, membuat Yaidah langsung mengurus akta kematian anaknya ke Kantor Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Jakarta pada (23/9). Ketika sudah diketahui publik, Agus menyampaikan jika saat ada berita ini pada (22/10), akta kematian anak Yaidah sudah selesai 1 bulan sebelumnya.

"Meski begitu kita tetap menyampaikan permohonan maaf kepada Bu Yaidah atas miskomunikasi ini, kami minta maaf. Ini juga sebagai evaluasi catatan bagi kami agar ke depan lebih maksimal dalam melayani," ujarnya.

Berkaca dari permasalahan Yaidah, Agus memastikan akan mengintensifkan layanan informasi call center Dispendukcapil Surabaya. Dengan harapan, jika ada warga yang masih bingung dapat memperoleh solusi.

"Kami sudah menyempurnakan mekanisme keluhan dan proses pengaduan pada layanan pengaduan resmi yang ada. Agar respons penanganannya bisa semakin cepat dan tepat serta dapat di-tracking progresnya," jelasnya.

Di samping itu pula, informasi tentang channel pengaduan layanan resmi Dispendukcapil Surabaya akan semakin intens disampaikan kepada masyarakat. Agar warga tahu kemana harus melangkah jika mengalami permasalahan dalam layanan Adminduk di Surabaya.

"Nanti misal ada keluhan atau laporan warga itu bisa di-tracking, sampai mana laporannya. Sampai mana tindaklanjut keluhannya itu. Baik itu masalah di kelurahan maupun kecamatan terkait Adminduk," terang Agus.

Berkaca dari pengalaman itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat apabila mengalami kendala atau permasalahan terkait pengurusan Adminduk agar melaporkan informasi itu ke channel pengaduan resmi Dispendukcapil Surabaya. Pengaduan itu juga dapat ditelusuri prosesnya, baik melalui telepon call center Dispendukcapil di nomor 031-99254200 atau menuliskan pengaduan di laman http://dukcapilsapawarga.disdukcapilsurabaya.id.

Halaman

(iwd/iwd)