Ratusan Mahasiswa Jember Kembali Demo Tolak Omnibus Law

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 17:33 WIB
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jember Menggugat (AJM) kembali demo menolak Omnibus Law. Mereka jalan kaki dari depan double way Universitas Jember hingga perempatan depan Kantor DPRD Jember.
Ratusan mahasiswa di Jember demo tolak Omnibus Law/Foto: Yakub Mulyono
Jember -

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jember Menggugat (AJM) kembali demo menolak Omnibus Law. Mereka jalan kaki dari depan double way Universitas Jember hingga perempatan depan Kantor DPRD Jember.

Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, ratusan mahasiswa itu tetap dengan membawa misi yang sama. Yakni menolak keputusan pemerintah dan DPR yang mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja.

"Karena dinilai jauh dari nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945," kata salah seorang orator, Muhammad Faris Rifqi dari atas mobil komando yang membawa sejumlah pengeras suara, Kamis (22/10/2020).

Pria yang juga anggota LMND (Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi) ini dalam orasinya mengatakan, dengan disahkannya UU Cipta Kerja itu pihaknya mengajukan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan DPR RI.

"Karena kebijakan itu dibuat dan telah mengkhianati amanat konstitusi. Karena hanya mengakomodir kepentingan kaum pemodal dan meniadakan kepentingan rakyat," tegasnya.

Lanjut Rifqi, AJM juga mengecam keras tindakan represif aparat dalam mengamankan unjuk rasa pada 8 Oktober lalu. "Harusnya unjuk rasa itu dijamin oleh konstitusi, karena merupakan hak setiap warga negara," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2