ASN Pemkab Lamongan Pakai Sarung dan Busana Muslim di Hari Santri

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 14:39 WIB
hari santri di lamongan
ASN Pemkab Lamongan pake sarung dan songkok di Hari Santri (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Pemandangan berbeda terlihat di Pemkab Lamongan hari ini. Aparatur Sipil Negara (ASN) Lamongan hari ini 'ngantor' dengan memakai sarung dan berbusana muslim.

"Kami hari ini memang mengimbau ke setiap ASN di lingkungan Pemkab Lamongan agar memakai sarung, baju koko dan bersongkok. Untuk wanita berbusana muslim," kata Penjabat Sekda Lamongan Herry Pranoto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/10/2020).

Maksud dari berbaju koko dan memakai sarung ini, menurut Herry, adalah untuk ikut menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 yang jatuh pada 22 Oktober ini. Penggunaan sarung dan busana muslim ini, kata Hery, dilakukan selama 1 hari ini tidak hanya pada saat pembukaan tapi juga saat jam kerja kantor dan saat melayani masyarakat.

"Ini sesuai imbauan dari Bupati Lamongan bahwa seluruh ASN diwajibkan memakai busana muslim bagi yang wanita, sedangkan yang pria harus memakai sarung, berbaju koko dan bersongkok," terangnya.

Sementara, puncak acara peringatan HSN 2020 di Lamongan dilakukan dengan menggelar Sarasehan Kesehatan di Pendopo Lokatantra, Kamis (22/10) dengan mendatangkan beberapa narasumber yakni Kepala Dinas Kesehatan dr. Taufik Hidayat, Ketua Yayasan Al Mubtadin Banaran Babat Ustadz Badrul Fahmi Faisol, dan dari Ponpes Mambaul Ulum Mayong Karangbinangan KH Munawwir Atqon.

Bupati Lamongan Fadeli yang hadir pada acara ini mengajak seluruh masyarakat Lamongan untuk membiasakan berselawat agar diberi kesehatan dan keselamatan apalagi mayoritas masyarakat Lamongan adalah muslim.

"Di tengah pandemi seperti ini mari kita semua membiasakan berselawat untuk kesehatan dan keselamatan kita. Bayangkan 99,6 persen masyarakat Lamongan adalah muslim jika semuanya setiap hari berselawat tiap pagi, siang, dan malam insyaallah pandemi ini segera berakhir atas izin Allah SWT," harap Fadeli.

Sebelumnya, Peringatan Hari Santri Nasional ke-5 2020 telah dilaksanakan berbagai kegiatan yakni Lomba Banjari, Lomba Membaca Kitab Kuning, Lomba Pidato dengan Tema Kesehatan, serta Bhakti Sosial berupa penyuluhan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan serentak di 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan. Puncak acara HSN ini juga diberikan trofi bagi pemenang lomba oleh Bupati Fadeli.

(iwd/iwd)