Polisi Probolinggo Ajak Santri Jihad Lawan COVID-19

M Rofiq - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 13:56 WIB
Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan, ajak santri se - Kabupaten Probolinggo, jihad melawan dan memutus mata rantai penyebaran COVID- 19
Kapolres Probolinggo berkunjung ke beberapa ponpes (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Polisi Probolinggo ajak santri jihad melawan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan berharap di Hari Santri Nasional (HSN) ke-6, para santri berperan membantu pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Satgas COVID- 19.

Dia menyebut di Hari Santri kerap banyak kegiatan. Seperti upacara HSN, pengajian dan kegiatan memeriahkan HSN. Namun pihaknya mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan lebih ekstra, baik santri dan pengurusnya. Ini mengantisipasi klaster pondok pesantren. Apalagi banyaknya yang ikut serta dalam acara untuk menjaga jarak physical distancing.

"Di Hari Santri Nasional 2020 bertema 'Santri Sehat Indonesia Kuat', diharapkan santri bersama para pengasuh ponpes di seluruh Kabupaten Probolinggo, menjadi pelopor kesehatan, dan berjihad memutus mata rantai penyebaran COVID-19," tegas kapolres saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2020).

Ini, jelas dia, membantu pemerintah dan Satgas COVID-19, agar dampak bencana non alam ini, tidak terus dirasakan masyarakat dan perekonomian kembali pilih. Dan di Hari Santri ini, para santri menjadi pelopor kesehatan dan berjihad membantu pemerintah dan Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo.

"Dan berhasil memutus mata rantai penyebaran COVID-19, agar dampak dirasakan masyarakat dan bisa pulih kembali," tambahnya.

Sementara hingga kini data Dinkes Kabupaten Probolinggo, orang dengan positif COVID- 19, total 1.235, sudah sembuh 1.093 orang, dan masih dirawat 75 orang. Sedangkan pasien COVID- 19 meninggal dunia ada 67 pasien.

(fat/fat)