Pria Diduga Gangguan Jiwa yang Ditembak Bripka D Mau Berobat di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 20:13 WIB
Seorang pria diduga gangguan jiwa di Situbondo tewas ditembak polisi. Pria berinisial KEAU (21) itu ditembak Bripka D karena tiba-tiba mengamuk dan melakukan penyerangan.
Kapolres Situbondo AKBP Achmad Imam Rifa'i/Foto: Ghazali Dasuqi
Surabaya -

Polisi terus mendalami kasus penembakan pria diduga gangguan jiwa oleh Bripka D. Pria itu tewas dalam perjalanan ke Puskesmas terdekat di Situbondo.

Tak hanya memeriksa pelaku Bripka D, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh polisi. Salah satunya ayah dari korban berinisial KEAU (21) asal Surabaya itu.

Keterangan yang dihimpun detikcom, saat kejadian sang ayah berada di lokasi. Yakni di Hotel Papin Kecamatan Bungatan, Situbondo.

Awalnya, bersama koran ia bermaksud pergi ke Banyuwangi untuk mengobati penyakit korban. Kabarnya, jika kambuh KEAU sering mengamuk dan memukul.

Di tengah perjalanan menuju Banyuwangi, keduanya bertemu seseorang di Situbondo. Orang itu bilang jika di Situbondo juga ada orang yang bisa menyembuhkan korban.

"Makanya, bapak dan anak itu memutuskan menginap di sini (Situbondo, red). Tujuannya untuk berobat ke orang yang dibilang bisa menyembuhkan tadi," kata Kapolres Situbondo, AKBP Achmad Imam Rifa'i, Rabu (21/10/2020).

Saat bermalam itu, insiden yang berujung tewasnya KEAU terjadi, yakni Selasa (20/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum melakukan penembakan, Bripka D berada di resepsionis hotel tersebut. Tiba-tiba korban datang dan menyerang Bripka D.

Selanjutnya
Halaman
1 2