Sekilas Jatim: Kilas Balik Kasus Gus Nur-Maaf Pengemudi Mobil Halangi Ambulans

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 20:15 WIB
gus nur
Gus Nur dalam YouTube Refly Harun (Foto: Tangkapan layar)
Surabaya -

Meski ada demo omnibus law hari ini, namun berita yang menyedot perhatian pembaca di Jatim bukanlah berita demo. Berita yang banyak dibaca adalah berita tentang Gus Nur dan viral mobil halangi ambulans di Mojokerto.

Berikut ringkasan beritanya di Sekilas Jatim

Dilaporkannya Kembali Gus Nur Gegara Hina NU dan Tanggapannya

Gus Nur dilaporkan ke polisi karena menghina NU. Sebelumnya, Gus Nur pernah divonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus yang sama, namun tak ditahan.

"Sebelum saya mendapat hidayah, saya nggak paham apa itu NU kultural, apa itu NU struktural. Yang saya tahu, saya NU, mbah saya NU, itu saja. Pokoknya NU, gitu aja. Dan itulah pemahaman Nadhliyin pada umumnya. Tapi setelah rezim ini lahir, 180 derajat berubah,".

"Saya ibaratkan NU itu sekarang bus umum, sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan dan penumpangnya itu kurang ajar semua. Perokok juga, nyanyi juga, buka-bukaan aurat juga, ndangdutan juga. Jadi kesucian NU yang saya kenal itu nggak ada sekarang ini,".

"Bisa jadi kernetnya Abu Jandal, bisa jadi kernetnya Gus Yaqut, dan sopirnya KH Agil Siraj. Nah, penumpangnya liberal, sekuler, macem-macem, PKI numplek di situ,".

Ucapan-ucapan itu lah yang membuat Gus Nur dilaporkan Aliansi Santri Jember ke Polres Jember pada Senin (19/10).

Gus Nur sendiri mengaku sudah siap lahir dan batin menghadapi proses hukum, sebab laporan yang ditujukan kepada Gus Nur juga bukan pertama kalinya.

"Bagi dia (Gus Nur), sudah siap lahir batin untuk menghadapi ini. Toh, dia juga sudah dua kali diproses di pengadilan akibat laporan dari teman-teman dari NU. Kami dari kuasa hakim juga sudah siap membela Gus Nur secara maksimal," ujar Andry Ermawan, kuasa hukum Gus Nur.

Andry berharap kepolisian harus adil dalam menangani proses hukum Gus Nur. Sebab ia menilai selama ini jika ada laporan dengan Gus Nur sebagai terlapor begitu cepat diproses. Sebaliknya, laporan Gus Nur terkait ujaran kebencian yang dilakukan Gus Arya hingga setahun ini masih belum tuntas.

"Cuma yang kami harapkan adalah pihak kepolisian harus profesional dalam menangani kasus Gus Nur ini. Gus Nur kan dilaporkan ya ini. Gus Nur juga ada laporan yang hampir satu tahun ini di Polda Jatim terkait penghinaan Gus Arya terhadap Gus Nur. Sampai sekarang baru memasuki tahap penyelidikan," kata Andry.

Selanjutnya
Halaman
1 2