Puluhan Hektar Pohon di Lereng Wilis Gundul, Ini Kata Perhutani Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 12:25 WIB
hutan di lereng kaki Gunung Wilis
Hutan lereng Gunung Wilis (Foto: Andhika Dwi/detikcom)

Temuan Perkawis kawasan hutan yang rusak akibat penggundulan mencapai luas 35 hektar. Pohon di kawasan itu ditebangi untuk dialihfungsikan dan ditanami tanaman holtikultura dan palawija. Bila aktivitas tersebut tidak segera dihentikan, Perkawis khawatir dengan adanya ancaman bencana alam.

"Kalau tidak segera direspon, maka yang terjadi adalah bencana hidrometeorologis. Terjadinya kekeringan, dan apabila musim penghujan terjadi banjir dan tanah longsor. Bencana pasti menanti dan ancaman itu dilakukan oleh manusia. Kami juga mendorong semua pihak, baik pemerintah dan elemen masyarakat sipil, melakukan komitmen menjaga hutan, khususnya di kawasan wilis agar terwujud cagar alam Wilis," tandas Budiman.

Hutan yang berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan, tidak dapat dipisahkan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup, termasuk manusia. Rusaknya hutan bisa memutus rantai kehidupan dan sewaktu-waktu akan mendatangkan bencana serta kerugian.

hutan di lereng kaki Gunung WilisHutan di lereng kaki Gunung Wilis/ Foto: Andhika Dwi

Sementara menurut Humas Perhutani Kediri Handoyo membenarkan terkait temuan Perkawis tersebut. Dan lokasi penebangan hutan tersebut berada di lokasi petak 207. Selain itu menurut Handoyo, dulu pernah terjadi kebakaran pohon jenis sengon buto, sehingga dilakukan rehabilitasi tahun 2019 oleh Perhutani. Bahkan Perhutani telah melakukan penaburan benih Kaliandra bersama anggota Pramuka.

"Itu terjadi di lokasi petak 207, terjadi kebakaran dan pohon rubuh akibat lapuk, jenis sengon buto. Sudah dilakukan rehabilitasi tahun 2019 sebanyak 13.000 bibit alpokat dan nangka. Tahun ini akan ditanami lagi seluas 14 hektar, Minggu kemarin pun juga telah dilakukan penaburan benih kaliandra bersama Pramuka saka wana bhakti," jelas Handoyo.

Halaman

(fat/fat)