Menuju Smart City, Pemkot Mojokerto Sosialisasi Transaksi Digital

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 20:57 WIB
Era industri 4.0 mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara digital. Begitu pula dengan Kota Mojokerto yang tengah menyiapkan diri menjadi smart city.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari/Foto: Istimewa
Mojokerto -

Era industri 4.0 mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara digital. Begitu pula dengan Kota Mojokerto yang tengah menyiapkan diri menjadi smart city.

Kesepakatan yang telah terjalin dengan PT Meeber Indonesia sejak beberapa waktu yang lalu, ditindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi transaksi digital dan digital marketing, yang diselenggarakan pada Jumat (16/10) di Graha Mojokerto Service City (GMSC).

Dalam sambutannya pada pembukaan acara sosialisasi transaksi digital dan digital marketing, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mendukung pembayaran nontunai yang efisien dan praktis.

"Penerapan sistem pembayaran nontunai atau cashless istilahnya itu nggak pakai duit menjadi sebuah pilihan yang sangat tepat saat pandemi COVID-19, di mana duit itu salah satu media untuk menyebarkan virus Corona," kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita, seperti dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (18/10/2020).

Pandemi yang mengharuskan physical distancing harus dibarengi dengan inovasi, sehingga roda perekonomian tetap berputar. Solusinya dengan menghadirkan payment agregator yang memiliki fitur selain pick & delivery juga cashless, contacless, pre order dan reservation.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh aplikasi yang digandeng Pemerintah Kota Mojokerto ini, bisa disambungkan dengan payment gate away apapun. Para pelaku usaha serasa memiliki private market place dengan digital marketing tertarget. Selain itu juga bisa memberikan umpan balik kustomasi kepada pelanggan serta program membership & point reward langsung kepada pelanggan setia.

Canggihnya lagi, bagi kustomer yang pick up ada fitur panggil pelanggan saat pesanan siap. Ini pilihan paling pas untuk tatanan new normal dalam berbagai bidang usaha agar tetap eksis melayani masyarakat.

Selanjutnya
Halaman
1 2