Sesal Pensiunan ASN Gegara Unggah Ujaran Kebencian Tentang Polisi di Medsos

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 19:29 WIB
pensiunan asn unggah ujaran kebencian
Pensiunan ASN meminta maaf karena mengunggah ujaran kebencian soal polri (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

MI (60) tak dapat menyembunyikan penyesalannya. Pria pensiunan ASN itu tampak gugup. Sembari gemetaran, dia menyampaikan permohonan maaf di depan awak media. Ini setelah dirinya diperiksa polisi akibat mengunggah konten ujaran kebencian di media sosial.

"Atas kekhilafan dan kecerobohan saya, saya sangat menyesal. Saya tidak akan mengulangi lagi," ucapnya terbata-bata saat konferensi pers di halaman belakang Polres Pacitan, Jumat (16/10/2020).

Tidak itu saja, pria berkacamata itu mengaku merasa berdosa. Hal itu karena konten yang dia unggah di grup WhatsApp bermuatan penghinaan dan pencemaran nama baik institusi polri.

"Yang sesungguhnya polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Atas perbuatan saya, sekali lagi saya mohon maaf kepada institusi polri," tandasnya.

Selama diperiksa, lanjut MI, dirinya diperlakukan sangat manusiawi. Dia pun akhirnya menyadari pelayanan polisi tak seperti tudingan yang beredar di media sosial. Sebaliknya, dirinya merasakan kesan komunikatif di depan penyidik.

MI sendiri mengaku sudah 2 tahun mengenal smartphone. Hanya saja, selama itu pula dia belum memahami dampak penggunaan media sosial. Celakanya, MI kerap meneruskan begitu saja pesan menghina polri yang dia terima di aplikasi WhatsApp.

Tonton juga video 'Sidang Perdana Ruslan Buton Digelar di PN Jaksel':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2