Masker Scuba dari Pedagang di Probolinggo Ditarik, Tapi Diganti dengan Kain

M Rofiq - detikNews
Senin, 12 Okt 2020 19:57 WIB
polres probolinggo
Polisi menarik masker scuba dan menggantinya dengan masker kain (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Masker scuba dinilai tak aman melindungi dari virus Corona. Tim gabungan Satgas COVID- 19 Probolinggo pun menarik masker scuba yang dijual PKL.

Namun tak hanya menarik, petugas mengganti masker scuba yang ditarik dengan masker kain yang dinilai lebih aman dipakai dan bisa dijual kembali.

Dari para pedagang, petugas menarik sekitar 20-75 masker, tergantung kesepakatan dengan pedagang. Dalam penarikan masker ini tidak ada unsur pemaksaan antara pedagang dan petugas.

Sejak adanya pengumuman masker scuba tidak aman, omzet penjualan masker scuba menurun drastis. Banyak warga kembali memilih masker kain yang berangkap 2 atau lebih demi melindungi dari paparan virus Corona.

Yusuf salah satu pedagang masker mengatakan setiap kali ada pembeli, dia selalu menjelaskan tentang kekurangan masker scuba jika dipakai. Kadang ada tidak yang mau, namun kadang juga pembeli memaksa memilih membelinya.

"Masih ada warga tetap membeli masker scuba, sudah saya kasih tahu ke pembeli kalau ada pelarangan dan kurang aman di pakai masker scuba ini, namun ada yang masih maksa. Terimakasih masker scuba dagangan diganti dengan masker kain oleh petugas," ujar Yusuf kepada detikcom, Senin (12/10/2020).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan pada gelombang pertama ini sudah sekitar 500 masker standar yang diberikan ke pedagang. Total nantinya ada sekitar 2 ribu masker kain yang sudah standarisasi yang akan dibagikan ke warga dan pedagang.

"Masker scuba dinilai kurang aman untuk melindungi dari serangan virus, dan juga masker scuba ada imbauan tak dipakai oleh Satgas COVID- 19 pusat. kami datangi para pedagang masker yang jualan masker scuba, kami ganti dengan masker kain. Setiap pedagang diganti 50 masker kain. Dari pedagang diganti dengan nominal lebih dari angka penarikan," kata Ambariyadi.

Polisi terus mengimbau kepada warga untuk selalu memakai masker yang aman dan menghindari pemakaian masker jenis scuba untuk menghindari penyebaran COVID- 19.

(iwd/iwd)