Begini Kondisi Tiga Polisi yang Diberondong Peluru Begal Sadis Pasuruan

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 11:25 WIB
tembak mati
Anggota polisi yang menglami luka tembak (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Seorang begal berinisial S (45) mengumbar tembakan ke polisi saat ditangkap. Polisi pun menyudahi aksi brutal pelaku dengan tembakan hingga pelaku tewas. Namun, tiga polisi mendapat luka tembakan dari pelaku.

Ketiganya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan kondisi ketiganya berangsur membaik usai dilakukan operasi pengangkatan peluru dalam perutnya.

"Ketiga personel polri Polda Jatim ditangani di RS Bhayangkara. Pascaoperasi kondisinya stabil dan membaik, semua mendapatkan penanganan terbaik dari tim dokter dan medis di RS Bhayangkara," kata Truno saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Rabu (7/10/2020).

Truno memaparkan tiga petugas yang terkena luka tembak, dua diantaranya dari Polres Pasuruan Kota dan satu personel dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

"Petugas yang terkena luka tembak antara lain Bripka Hariz Farizy dari Polres Pasuruan Kota mengalami luka percikan api senjata api pelaku di tangan kiri dan Bripka Sutiyono dari Polres Pasuruan Kota yang mengalami luka tembak di perut bawah sebelah kiri," imbuh Truno.

Sedangkan anggota dari Jatanras Polda Jatim yakni Bripda Muhammada Beny, mengalami luka tembak di bagian perut tengah.

Sebelumnya, kejadian penangkapan ini terjadi pada Senin (6/10) sekira pukul 23.20 WIB. Tersangka S yang masuk sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) ini merupakan warga Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

S kerap melakukan tindak kriminalitas. Dari catatan kepolisian, S adalah seorang residivis pencurian dengan kekerasan (curas) sapi di Polres Lumajang. Pelaku juga pernah menjadi residivis Polres Pasuruan dengan kasus membacok warga, dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selanjutnya
Halaman
1 2