Ada Wisata Petik Jeruk Rp 10 Ribu di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 16:18 WIB
Di Lamongan ada tempat wisata di mana pengunjung bisa menikmati buah jeruk langsung dari pohonnya. Pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu.
Wisata petik jeruk di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan -

Di Lamongan ada tempat wisata di mana pengunjung bisa menikmati buah jeruk langsung dari pohonnya. Pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu.

Ya, dengan tiket masuk hanya Rp 10 ribu, Anda bisa berwisata sambil memetik buah jeruk di wisata baru Lamongan ini. Wisata Kebun Jeruk ini ada di Dusun Cane, Desa Candisari, Kecamatan Sambeng.

Pengunjung bisa memetik jeruk langsung dari ribuan pohon di lahan seluas lebih kurang 1 hektare. "Wisata petik jeruk ini merupakan pengembangan Villa Cane yang sudah ada sebelumnya dan letaknya juga cukup strategis, dan tidak sulit dijangkau dari berbagai penjuru daerah," kata Zaenuri, pengelola Desa Wisata Cane saat berbincang dengan wartawan, Senin (5/10/2020).

Untuk masuk dan merasakan sensasi makan jeruk langsung dari pohonnya, Zainuri menyebut, pengunjung tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Sebab, hanya Rp 10 ribu tiket masuknya. Kalau jeruk untuk dibawa pulang, terang Zainuri, pengunjung bisa memetik dan timbang dengan hanya membayar Rp 10 ribu per kilo.

"Tiket masuk Rp 10 ribu bisa petik dan langsung makan. Kalau pengunjung menginginkan untuk dibawa pulang atau sebagai oleh-oleh langsung bisa memetik dan timbang dengan membayar Rp 10 ribu per kilo," ujarnya.

Meski baru dibuka pada awal September, obyek wisata desa ini sudah banyak menarik wisatawan. Tak hanya wisatawan dari Lamongan saja, namun sudah mulai banyak wisatawan dari beberapa kota di sekitar Lamongan.

Di hari-hari biasa, kata Zainuri, pengunjung yang datang ke Dusun Cane untuk menikmati jeruk ini sudah lebih dari 100 pengunjung. Kemudian di hari libur atau akhir pekan seperti Sabtu atau Minggu bisa lebih banyak lagi.

"Awal-awal kebanyakan dari warga sekitar sini. Selanjutnya banyak yang dari luar desa bahkan ada yang dari Mojokerto juga Jombang, yang datang ke sini karena penasaran," terang Zainuri.