Menko UKM : Petani Wajib Gabung Koperasi untuk Kekuatan Ekonomi Masyarakat

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 20:08 WIB
menko koperasi dan ukm
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mendorong petani menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, pembentukan koperasi petani sangat diperlukan agar lebih berdaya saing dan meningkatkan pendapatannya. Koperasi bisa menjadi salah satu lembaga usaha untuk para petani terutama di perhutanan sosial.

Hal ini diungkapkan Teten Masduki dalam diskusi dengan masyarakat perhutanan sosial di kampus Untag 1945 Banyuwangi, Jumat, (2/10/2020) .

Acara itu dihadiri Rektor Untag 1945 Banyuwangi Andang Subahariyanto, Anggota DPR RI dari PDIP, Sonny T. Danaparamita dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Menurut Teten, koperasi bisa menjadi salah satu lembaga usaha untuk para petani terutama di perhutanan sosial. Dia menyebut, koperasi yang dikelola dengan modern betul-betul bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

"Kepemilikan lahan tidak menjamin produktifitas. Oleh karena itu kami ingin mendorong petani tidak lagi bertani sendiri-sendiri. Bertani dalam skala kecil. Tapi harus dalam skala ekonomi," ujarnya kepada detikcom.

Koperasi tersebut tak hanya mengurus simpan pinjam dan pembiayaan. Namun juga sampai dengan produksi, pengolahan hingga menjadi pasar hasil produksi petani.

Teten berharap pemerintah setempat bisa memberikan fasilitasi terkait pembentukan koperasi petani. Selanjutnya, bersama-sama melakukan identifikasi komoditi. Karena di setiap daerah produknya berbeda-beda. Selanjutnya, akan ada pendampingan dari pemerintah daerah melalui penyuluh. Sehingga pembentukan koperasi dengan model bisnisnya sesuai dengan komoditinya.

"Tujuan ekspornya, tujuan pasarnya, pembiayaannya seperti apa, tenaga profesional yang butuhkan apa. Sekarang bukan lagi petani itu bagaimana mendapatkan lahan tapi menjadikan itu sebagai kekuatan ekonomi," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2