Ini Kronologi Tukang Bubur di Mojokerto Gorok Bapak dan Ibu Kandungnya

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 19:16 WIB
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander (Foto: Enggran Eko Budianto)

Dony menjelaskan, saat itu Slamet berniat menghentikan perbuatan Adi. Namun, Slamet memilih kabur setelah tahu tersangka masih memegang pisau dapur. Slamet lantas meminta bantuan warga yang sebagian besar masih berada di pemakaman Dusun Kuripan. Karena saat itu salah seorang warga setempat meninggal dunia.

"Pak Slamet ini minta bantuan masyarakat dan menghubungi Polsek. Petugas menangkap pelaku dan korban dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Saat warga berdatangan, Yasin dan Muripah tergeletak di tempat tidurnya dengan bersimbah darah. Mereka menyergap tersangka dari arah belakang rumah.

Setelah pelaku diamankan, warga mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit. Beruntung nyawa mereka berhasil diselamatkan. Sementara Adi diserahkan warga ke polisi.

Dony menambahkan, sampai saat ini penyidik meyakini Adi tidak mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga belum diperlukan pemeriksaan psikiater terhadap tersangka.

"Sampai sekarang sih kami belum arahkan ke sana (pemeriksaan kejiwaan tersangka). Apakah perlu atau tidak? Nanti kami cek di proses penyidikan. Sementara ini kami kumpulkan keterangan para saksi, keterangan tersangka dan rekan-rekan tersangka," tandasnya.

Halaman

(iwd/iwd)