Setiap Bulan Pacitan Bunyikan Sirine, Tes Warga Seolah-olah Terjadi Tsunami

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 13:59 WIB
potensi tsunami di pacitan
Foto: Purwo Sumodiharjo
Pacitan -

BPBD Pacitan melakukan uji coba Tsunami Early Warning System (TEWS). Selain perawatan rutin, pengecekan juga sebagai bentuk kesiapsiagaan menyusul adanya hasil kajian potensi tsunami setinggi 20 meter.

Pantauan detikcom di menara TEWS, Jalan Gatot Subroto, Cuwik, tepat pukul 10.00 WIB bunyi sirine terdengar keras. Bunyi melengking tersebut disusul pemberitahuan dari seorang perempuan melalui pengeras suara yang terpasang di ujung tower.

"Ini merupakan tes untuk sistem peringatan dini. Ini hanya tes," bunyi pengumuman yang dapat terdengar hingga radius 1,5 kilometer.

Dianitta Agustinawati, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD mengatakan uji coba Peralatan Peringatan Dini Tsunami memang rutin dilakukan pada tanggal 26 tiap bulan tepat pukul 10.00 WIB. Hal itu mengacu ketentuan BMKG. Pengujian, lanjut Dianitta, juga untuk memastikan perangkat yang ada berfungsi dengan baik.

"Alhamdulillah uji coba TEWS kita tiap tanggal 26 hari ini berjalan dengan baik. Jadi paling tidak bisa memaksimalkan masyarakat untuk bisa lebih waspada adanya gempa bumi yang terjadi di wilayah pesisir selatan Jawa khususnya di Kabupaten Pacitan," tandasnya.

Selain penyiapan sarana prasarana, upaya mitigasi yang dilakukan BPBD adalah dengan meningkatkan sosialisasi. Sasaran utamanya adalah warga yang tinggal di kawasan rawan. Seperti halnya di kawasan pantai sepanjang 70 kilometer.

Terkait hal ini, Didik Alih Wibowo, Kepala Pelaksana BPBD menjelaskan pihaknya rutin menyisir perkampungan maupun pusat konsentrasi massa. Agenda yang dikemas sosialisasi pencegahan COVID-19 tersebut juga disisipi pesan kewaspadaan gempa dan tsunami.

Model edukasi semacam itu, lanjut Didik, rutin dilakukan. Harapannya masyarakat tergerak untuk membudayakan pengurangan risiko bencana dalam kehidupan sehari-hari. Program sosialisasi berbasis wilayah rawan tersebut bahkan sudah diagendakan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2020.

"Rekan-rekan kami mulai kemarin sudah keliling pantai wilayah barat. Antara lain menyinggung hal ini, menyiapkan hal ini. Di samping juga ada kegiatan pembagian masker internal kita, itu juga disisipi pesan-pesan kesiapsiagaan," paparnya ditemui di Kantor BPBD di Jalan Walanda Maramis.

(iwd/iwd)