Demo di Kantor Bupati Lumajang Sempat Diwarnai Adu Dorong dengan Polisi

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 16:11 WIB
demo mahasiswa di lumajang ditemui bupati
Demo mahasiswa diwarnai aksi dorong (Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom)
Lumajang -

Puluhan mahasiswa Lumajang turun ke jalan. Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menuntut Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan pasangannya Indah Amperawati, memenuhi janji politiknya.

Dalam aksi yang yang dilakukan di depan Kantor Bupati Lumajang, sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dan polisi yang berjaga. Mereka berusaha merangsek masuk ke dalam kantor bupati.

Dengan membawa sejumlah poster tuntutan mereka berteriak agar 20 janji politik bupati dan wakli bupati direalisasikan selama 2 tahun menjabat. Sementara poster yang diusung di antaranya bertuliskan: "Janji Bupati Lebih Menyakiti Daripada Janji Mantan", "Angel Temen Janjimu" dan sejumlah poster lainnya.

"Kami datang kesini untuk menagih janji-janji politik bupati dan wakil bupati Lumajang yang dulu pernah disampaikan," ujar Korlap Aksil, Setiyoso Lastanto kepada wartawan di lokasi, Kamis (24/9/2020).

Mendengar mahasiswa melakukan aksi, Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Thoriqul Haq - Indah Amperawati menemui massa. Bupati Thoriq tetap berkomitmen untuk merealisasikan janji politiknya hingga akhir jabatannya tahun 2023.

"Kami dilantik tanggal 24 September 2018 lalu, sehingga kami sudah genap 2 tahun menjabat. 20 Program yang kami rencanakan tentu tidak bisa direalisasikan dalam dua tahun, tapi lima tahun selama kami menjaba," ujar Bupati Thoriqul Haq.

Apalagi, jelas dia, di tahun kedua massa pemerintahannya, bupati dan wakil Bupati Lumajang menghadapi wabah virus COVID-19. Sehingga tidak semua program kerja yang sudah dicanangkan bisa terealisasi.

Sementara aksi demo mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat puluhan petugas gabungan dari kepolisian, satpol PP. Usai berdialog dengan Bupati dan Wakil Bupati lumajang, peserta aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

(fat/fat)