KLHK Temukan 6 Jebakan Binatang di Perbatasan TN Meru Betiri Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 21:00 WIB
Untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Meru Betiri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar operasi simpati pemulihan kawasan. Ada 6 jerat binatang yang ditemukan di beberapa lokasi.
KLHK menemukan 6 jebakan binatang di Taman Nasional Meru Betiri/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Untuk menjaga kelestarian Taman Nasional (TN) Meru Betiri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar operasi simpati pemulihan kawasan. Ada 6 jerat binatang yang ditemukan di beberapa lokasi.

Alat jerat binatang ini ditemukan dalam kegiatan yang digelar di Pal 1, Perkebunan Trebasala, Kecamatan Glenmore. KLHK mengajak polisi dan TNI serta tokoh masyarakat untuk patroli kawasan sekitar TN Meru Betiri.

Jerat yang ditemukan adalah seling baja sebagai perangkap binatang. Seperti rusa, harimau hingga hewan dilindungi lainnya.

"Kita temukan ada beberapa jerat yang sengaja dibuat untuk menjebak binatang. Kawasan ini berbatasan langsung dengan TN Meru Betiri. Program kami sambang seduluran untuk menjaga ekosistem dan habitat yang ada di sekitar kawasan TN Meru Betiri," ujar Taqiuddin, Kasubdit PPH Wilayah Jawa dan Bali Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada detikcom, Kamis (17/9/2020).

Dalam kegiatan itu juga ditemukan kerangka binatang seperti babi hutan. Dan juga ada beberapa jejak rusa yang dimungkinkan hilang di sekitar kawasan perbatasan TN Meru Betiri.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak lagi memasang jebakan jerat tali atau kawat seperti ini," harapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2