Mobile COVID Hunter Kota Probolinggo Siap Tindak Warga yang Abai Prokes

M Rofiq - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 11:58 WIB
mobile covid hunter probolinggo
Mobile COVID hunter Proboolinggo (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Warga Probolinggo yang abai protokol kesehatan bakal berhadapan dengan tim pemburu pelanggar protokol kesehatan. Tim ini akan bergerak di jalanan dan pusat keramaian untuk menekan penyebaran COVID-19

Tim dari unsur TNI/ Polri, Dishub, dan Satpol PP ini secara mobile akan menangkap para pelanggar protokol kesehatan yang ditemui di lokasi. Begitu terjaring, pelanggar tersebut akan langsung dibawa untuk dilakukan pendataan dan proses penindakan atas pelanggaran yang dilakukan.

Launching mobile tim pemburu pelanggar Prokes dihadiri Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo, Ketua Satgas COVID-19 Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, dan semua kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkot Probolinggo. Launching dilakukan di depan Alun-alun di Jalan Ahmad Yani, Mayangan, Kota Probolinggo.

"Mobile pemburu pelanggar protokol kesehatan dilaunching untuk membuat warga sadar arti kesehatan, dan tidak menjadi penyebar penyakit ke orang lain. Serta agar COVID- 9 segera putus penyebarannya. Berbagai cara kami lakukan mulai dari tindakan humanis, memberikan sanksi sosial dan yang paling berat akan kita kenakan sanksi denda dari putusan sidang Tipiring oleh hakim pengadilan setempat," ujar Ambariyadi kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Ambariyadi mengatakan sanksi mulai dari penyitaan KTP hingga sanksi denda tipiring yang disidangkan di Pengadilan Negeri Kota Probolinggo. Hakim yang akan menentukan besaran nilai uang denda.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Satgas COVID- 19 Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan menjadi sebuah tantangan dan pekerjaan rumah bagi Probolinggo untuk menekan penyebaran COVID-19. Karena Kota Probolinggo sendiri diapit 2 wilayah zona merah Corona.

"Kita lihat perkembangan COVID-19 ke depan. Jika nanti tim pemburu pelanggar Prokes tidak membuat sadar warga, dan semakin meningkat orang terpapar COVID- 19, maka akan kita berlakukan PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Mikro), kita doakan COVID- 19 menurun," ujar Habib Hadi.

Data dari Dinkes Pemkot Probolinggo, untuk pasien positif terpapar COVID- 19 mencapai 393 orang, yang sudah sembuh 317 orang, masih dirawat 56 orang, dan meninggal 20 orang.

(iwd/iwd)