Ini Video Kreatif Pentingnya Pakai Masker Cegah Corona

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 14:41 WIB
video kreatif cegah corona
Orang berbadan hijau yang digambarkan sebagai virus Corona (Foto: Tangkapan layar)
Malang -

Sebuah video pendek kreatif berisi pesan positif bagaimana mencegah COVID-19. Video yang diselipi adegan lucu tersebut menggambarkan cara mencegah Corona dalam kehidupan sehari-hari dengan protokol kesehatan.

Video berdurasi 1 menit itu menggambarkan keseharian masyarakat di sebuah kampung. Satu warga mendadak berlari ketakutan, karena virus Corona datang.

Nampak terparkir motor matic milik warga di pinggir jalan kampung dengan nomor polisi kendaraan N, identik nopol kendaraan warga Kota atau Kabupaten Malang. Ada tiga huruf di belakang nomor kendaraan.

"Woyy, Coronae teko (Coronanya datang)," teriak warga dengan logat Jawa Malang sambil berlari di jalan kampung.

video kreatif cegah coronaWarga yang tak pakai masker mudah diserang virus Corona (Foto: Tangkapan layar)

Dua warga yang asyik bermain catur di teras rumah kaget dan memilih masuk ke dalam rumah. Seorang perempuan berjilbab justru tenang berdiri karena sudah mengenakan masker.

Warga yang tepergok tak mengenakan masker, berusaha meminta pertolongan. Salah satu warga kemudian melemparkan sebuah masker. Setelah memakai masker, dia pun aman dari serangan Corona yang digambarkan dengan sosok pria dengan tubuh diwarna hijau.

Cairan disinfektan kemudian disemprotkan oleh petugas bersama warga yang mengenakan masker untuk menghadang kedatangan Corona. Warga juga menyemprotkan hand sanitizer untuk melawan Corona. Akhirnya Corona itu pergi meninggalkan kampung.

"Wahai umat manusia di dunia, dengarkan. Saya akan menyerang manusia yang nekat keluar rumah, tidak mengenakan masker, dan tidak pakai hand sanitizer," ucap virus Corona.

video kreatif cegah coronaCorona bisa dicegah dengan protokol kesehatan (Foto: Tangkapan layar)

Di akhir video ada pesan mengajak pentingnya disiplin kesehatan untuk mencegah virus COVID-19. Video ini disebut-sebut dibuat di Malang, benarkah demikian?

"Mohon maaf belum terkonfirmasikan," ucap juru bicara Satgas COVID-19 Kota Malang dr Husnul Muarif saat dikonfirmasi detikcom, Senin (14/9/2020).

Hal sama juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr Arbani Mukti Wibowo, bahwa pihaknya mengkampanyekan protokol kesehatan hanya dengan brosur, poster serta himbauan masif kepada masyarakat.

"Kami imbaukan terus, sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Seperti melalui brosur, dan poster-poster," kata Arbani.

(iwd/iwd)