Pemkab Banyuwangi Sebut IGD RSUD Blambangan Tetap Layani Pasien

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 19:38 WIB
RSUD Blambangan Banyuwangi
Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Beredar pengumuman di aplikasi percakapan yang menyebut IGD RSUD Blambangan, Banyuwangi, tidak menerima pasien. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono menyanggah kabar itu. Layanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Blambangan tetap buka.

Rio, panggilan akrab Widji Lestariono, menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar. Pelayanan RSUD Blambangan masih berjalan hingga saat ini.

"IGD RSUD Blambangan tetap memberikan pelayanan kegawatdaruratan kesehatan. Jadi informasi yang beredar tidak benar," ujar Rio kepada detikcom, Minggu (13/9/2020).

Saat disinggung adanya tenaga kesehatan RSUD yang terpapar COVID-19, Rio mengatakan hal itu tidak otomatis membuat layanan terhenti. Prosedur penanganan telah dilakukan kepada nakes yang positif COVID-19.

"Memang ada nakes yang terpapar, tapi semua ditangani dan dilakukan isolasi dan perawatan. Tracing juga sudah dilakukan terhadap karyawan RSUD. Pihak RSUD bahkan sudah menjadwalkan swab test ke karyawan-karyawan yang berkontak erat," kata Rio.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami semua tetap siap melayani. Kami juga ada tenaga kesehatan yang siap mem-back up pelayanan RSUD bila memang dibutuhkan," kata Rio.

Dalam kesempatan ini, Rio juga menjelaskan perkembangan kasus COVID-19 di Banyuwangi. Per hari ini, Minggu 13 September 2020, ada tambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 13 orang, sehingga total kasus di Banyuwangi menjadi 1.025.

Rio juga menyebutkan adanya tambahan pasien sembuh sebanyak 365 orang, sehingga total kasus sembuh di Banyuwangi menjadi 656.

"Semua pasien yang sembuh hari ini dari klaster pondok pesantren. Ini seiring dengan masa karantina yang telah usai per tadi malam, sehingga semua santri yang tidak lagi bergejala dinyatakan sembuh," kata Rio.

(fat/fat)