Puluhan Ribu Warga Kab Blitar Dicoret dari Daftar Pemilih

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 14:28 WIB
78.927 Warga Dicoret Dari Daftar Pemilihan Sementara Bupati Blitar
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Sebanyak 78.927 warga Kabupaten Blitar dicoret dari daftar pemilih sementara (DPS). Ribuan orang ini tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih dalam ajang demokrasi Pilbup Blitar.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Blitar, Ruli Kustantik bilang, mereka yang TMS ini dari hasil coklit dan masukan dari pengawas di kelurahan atau kecamatan. TMS karena meninggal,data ganda, masih di dapati usia di bawah 17 tahun. Ada juga karena alih status menjadi TNI maupun POLRI, ada juga yang pindah domisili keluar dari wilayah Kabupaten Blitar

"Dari rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tersebut diketahui, jumlah pemilih di Kabupaten Blitar yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 78.927 pemilih," jelas Ruli dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/9/2029).

Dalam rapat pleno rekapitulasi DPHP yang digelar Sabtu (12/9), KPU juga mendata pemilih baru sebanyak 24.781. Sehingga jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPS sebanyak 962.179. Dengan rincian 480.136 pemilih pria dan 482.043 pemilih perempuan yang tersebar di 22 kecamatan dari 2278 TPS.

Dibanding dengan DPT Pemilu 2019 yaitu 943.840, DPS yang ditetapkan ini ada kenaikan 18.339. Kenaikan ini selain dari masuknya pemilih pemula yang berusia 17 tahun hingga nanti tanggal 9 Desember 2020 sebanyak 3.316. Juga terdapat pemilih dari mutasi penduduk masuk dan pemilih pemula alih status TNI maupun POLRI menjadi sipil.

Setelah penandatanganan Berita Acara oleh seluruh komisioner KPU Kabupaten Blitar, acara diakhiri dengan penyerahan Salinan Berita Acara kepada seluruh perwakilan partai politik yang hadir dan kepada Bawaslu Kabupaten Blitar.

"Nanti pada tanggal 19 September itu pengumuman DPS yang harus ditempel di desa. Lokasinya mudah dijangkau dan dilihat masyarakat. Sehingga masyarakat bisa melihat langsung namanya sudah terdaftar atau belum . Kalau belum, bisa mendaftarkan diri dengan membawa dokumen kependudukan lengkap," pungkasnya.

(fat/fat)