Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilbup Kabupaten Blitar di Malang

Erliana Riady - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 19:59 WIB
KPU Kabupaten Blitar Sebut Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilbup di RS Saiful Anwar Malang
KPU Kab Blitar MoU (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

KPU Kabupaten Blitar hari ini menandatangani MoU dengan berbagai pihak terkait pemeriksaan kesehatan bapaslon di pilkada serentak 2020. Untuk bapaslon di Pilbup Blitar, pemeriksaan akan dilakukan di RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santoso mengatakan, MoU dilaksanakan antara KPU di beberapa kota/kab di Jatim dengan berbagai pihak. Yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) dan Badan Narkotika Nasional Perwakilan (BNNP). Penandatanganan dilakukan di kantor KPU Provinsi Jatim.

"Di situ kami sepakat, untuk pemeriksaan bapaslon Pilbup Blitar akan dilaksanakan di rumah sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang," kata Hadi dihubungi detikcom, Senin (24/8/2020).

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, lanjutnya, PKPU menetapkan jadwal antara 4 hingga 11 September 2020. Sedangkan pendaftaran bapaslon ke KPU kota/kab mulai tanggal 4 sampai 6 September 2020. Sementara, RSSA telah menginformasikan, proses pemeriksaan terhadap masing-masing pasangan calon membutuhkan waktu selama dua hari.

"Setelah ini kami langsung ke RSSA untuk koordinasi teknis pemeriksaannya bagaimana, baru kami bisa tentukan tanggalnya. Kan kita juga belum tahu ada berapa bapaslon yang daftar," imbuhnya.

Dalam persyaratan administratif terkait standart kesehatan tiap bapaslon, untuk tahun ini ada tambahan satu item. Yakni, setiap calon harus menjalani tes swab selama masa pandemi COVID-19. Karena standart itu yang menentukan adalah KPU bersama IDI, HIMPSI dan BNNP, maka biaya pemeriksaan kesehatan sepenuhnya difasilitasi KPU masing-masing kab/kota.

"KPU RI tidak menetapkan range biaya pemeriksaan ya. Tapi kami dari KPU Kabupaten Blitar memperkirakan maksimal biaya pemeriksaan tiap calon itu Rp 15 juta," tandas mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar ini.

Pemeriksaan kesehatan mutlak dilakukan semua bapaslon. Karena mereka yang mendaftar sebagai bapaslon di pilkada serentak harus lolos administratif. Yakni dinyatakan sehat jasmani rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Terkait apakah bapaslon bisa lolos dalam tahapan selanjutnya jika hasil tes swabnya positif, Hadi menjawab belum ada petunjuk lebih lanjut dari KPU RI.

"Soal hasil tes swab, kami belum ada petunjuk lebih lanjut Yang jelas, bapaslon harus lolos syarat administratif ini sebelum ditetapkan sebagai paslon dalam Pilbup Blitar," pungkasnya.

(fat/fat)