Blar! Ledakan Elpiji di Blitar Lukai Kaki dan Tangan Pemilik Toko

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 17:53 WIB
elpiji Meledak Lukai Kaki dan Tangan Pemilik Toko
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Warga Jalan Joko Kandung, Sukorejo Kota Blitar dikejutkan suara ledakan sangat keras. Ternyata asal suara dari elpiji di sebuah toko milik Ipung, tetangga mereka.

Keterangan Anik, yang rumahnya sekitar 10 meter dari toko kecil milik Ipung, ledakan terdengar menggelegar sekitar pukul 13.50 WIB. Saat itu dia sedang berada di dapur memasak untuk keluarganya. Suara ledakan, membuat jantungnya berdegub kencang.

"Selain kaget, posisi dapur saya ini kan nggantung separuh diatas sungai. Saya langsung kuatir ledakan keras terus disertai bagian dapur saya amblas masuk sungai. Itu yang bikin jantung saya rasanya mau copot," tutur wanita 43 tahun ini kepada detikcom di lokasi, Minggu (12/9/2020).

Begitu dirasa kuat berlari, Anikpun berlari menuju pintu keluar rumah. Dan dia sudah melihat asap membumbung tinggi dari arah toko kecil milik Ipung. Toko seluas sekitar 4x5 meter itu, penuh berisi tabung elpiji 3 dan 12 kg.

Beruntungnya, satu unit mobil PMK standby di depan gedung Bawaslu Kota Blitar di Jalan Tanjung hanya berjarak 50 meter dari lokasi kejadian.

Sehingga kobaran api relatif cepat bisa dipadamkan, dan korban yang terluka segera dievakuasi ke rumah sakit Syuhada Haji. Korban bernama Ipung, warga Jalan Joko Kandung nomor 22.

"Korban mengalami luka bakar ke kedua tangan dan kaki. Seberapa persen terbakarnya bagian tubuhnya, kami belum bisa memberikan keterangan, karena masih ditangani tim medis," jelas Kasatreskrim Polresta Blitar, AKP Ardy Purbaya kepada detikcom di lokasi, Sabtu (12/9/2020).

Selain ada satu korban terluka, atap toko juga terlihat hancur. Genting-gentingnya pecah semua, kayu usuk terlepas dan terpotong serta kusen-kusen jendela menghitam terbakar.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya ledakan. Apakah karena tabung elpiji bocor ataukah ada penyebab lainnya.

"Kami belum bisa pastikan penyebab ledakan dan kebakaran ya. Dugaan awal tabung elpiji ada yang bocor. Nah ini tabung yang 3 atau yang 12 kg yang bocor, lalu kenapa sampai meledak, ini masih kami selidiki," pungkasnya.

(fat/fat)