3 Komplotan Pencuri Hewan Ternak di Bondowoso Dihadiahi Timah Panas

Chuk Shatu Widarsa - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 09:49 WIB
3 Pelaku Kawak Curwan di Bondowoso Disuntik Timah Panas
Tiga pelaku pencurian hewan (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Usia tampaknya tak mengurangi niat seseorang untuk melakukan aksi kejahatan. Tiga pelaku kawak pencurian hewan (curwan) di Bondowoso dibekuk. Karena melawan saat ditangkap, ketiganya ditembak dengan timah panas di bagian kaki.

Para pelaku yakni Badri (63), Desa Kalianyar, Tamanan, Buarip (56), Desa Kretek, Taman Krocok, serta Suparto (60), Desa Sumber Anyar, Maesan. Ketiganya merupakan pelaku kawakan yang memang sudah sering keluar masuk bui.

"Karena melawan saat ditangkap, para pelaku diberikan tindakan tegas terukur, setelah sebelumnya diberi tembakan peringatan," ungkap Kapolsek Grujugan, AKP Iswahyudi, Rabu (9/8/2020).

Kapolsek menjelaskan, komplotan pelaku curwan tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Polisi juga mengembangkan kemungkinan adanya lokasi lainnya, serta kemana hasil aksinya tersebut dijual.

"Pelaku kami bidik dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman maksimal 7 tahun kurungan. Kami juga amankan sejumlah barang bukti terkait aksinya tersebut," tandas Iswahyudi.

Informasi dihimpun, komplotan tersebut merupakan pemain lama atau kawak di bidang curwan. Para 'veteran' itu sudah malang melintang dalam aksi kejahatan, khususnya sapi. Bahkan, mereka merupakan residivis.

Terakhir mereka melakukan aksinya di Desa Pekauman, Grujugan, pada 10 Juni 2020 lalu. Dalam aksinya, mereka berhasil menggondol seekor sapi betina dewasa jenis limosin milik Mahfud (43), warga desa setempat.

Sesaat setelah kejadian itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Pelaku pun dapat teridentifikasi. Namun, komplotan tersebut sudah keburu kabur dan selalu berpindah-pindah tempat.

Begitu diketahui keberadaannya, ketiganya langsung diburu. Namun, ketika hendak ditangkap di tiga tempat berbeda, para pelaku melakukan perlawanan dan hendak kabur. Polisi akhirnya melakukan tindakan tegas terukur.

(fat/fat)