Miris, Ratusan Pemohon Banpres Usaha Mikro di Mojokerto Abaikan Jaga Jarak

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 12:51 WIB
pemohon banpres abaikan jaga jarak
Pemohon banpres di Mojokerto abaikan jaga jarak (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Saya sangat membutuhkan bantuan ini. Karena omzet kami berkurang sejak wabah Corona," ungkapnya.

Kerumunan massa seperti ini seharusnya bisa dicegah karena Kabupaten Mojokerto masih menjadi zona oranye penyebaran COVID-19. Saat ini tercatat 643 orang positif Corona di wilayah ini. Terdiri dari 546 sembuh, 72 pasien dalam perawatan, 25 pasien meninggal dunia.

Terlebih lagi, pengajuan Banpres Produktif untuk usaha mikro ini sudah ditinjau langsung Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kamis (3/9). Saat itu Pungkasiadi menyebut Mojokerto bakal mengusulkan 64.000 pelaku usaha mikro sebagai penerima bantuan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Rita Suryawati menjelaskan sampai saat ini sudah ada 7.389 pelaku usaha mikro yang mengajukan Banpres Produktif. Nantinya, setiap pelaku usaha bakal menerima bantuan modal Rp 2,4 juta.

pemohon banpres abaikan jaga jarakPemohon banpres di Mojokerto abaikan jaga jarak (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Kami hanya sebagai salah satu lembaga pengusul. Verifikasi ada di kementerian langsung," jelasnya.

Terkait antrean pemohon bantuan yang mengabaikan physical distancing, Rita mengaku sudah berupaya maksimal untuk mencegahnya. Namun, imbauan dari pegawai Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto melalui pengeras suara, tak digubris para pemohon.

"Kami sudah teriak-teriak mengimbau supaya jaga jarak, tapi tidak digubris. Kami minta bantuan Satpol PP, alhamdulillah mereka meluncur," tandasnya.

Halaman

(iwd/iwd)