Selama Pandemi COVID-19, Ada 3.229 Duda Baru di Blitar

Erliana Riady - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 09:53 WIB
PA Blitar
Suasana di PA Blitar (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Sebanyak 3.229 duda baru ada di Blitar saat pandemi COVID-19. Mereka kehilangan pasangan tahun 2020. Rata-rata kasusnya karena faktor penghasilan si suami lebih rendah dari sang istri.

Data dari Pengadilan Agama (PA) Blitar, angka ini tercatat sejak Januari hingga Agustus 2020. Dengan rincian, sebanyak 1.953 gugat cerai yang diajukan istri dan 732 talak cerai yang diajukan suami.

Humas PA Blitar, Nur Kholis mengatakan, angka perceraian sempat menurun saat awal wabah virus Corona melanda. Itu terjadi mulai bulan Maret, April dan turun drastis pada bulan Mei 2020.

"Rata-rata permohonan cerai yang kami terima per bulan itu sebanyak 400 kasus. Namun sejak pandemi turun menjadi 300 kasus, bahkan pada Mei itu hanya 154 kasus," jelas Nur Kholis kepada detikcom di kantornya Jalan Imam Bonjol Kota Blitar, Senin (7/9/2020).

PA Blitar memberi perhatian khusus, karena perbandingan kasus yang sangat tinggi antara gugat cerai dan talak cerai. Fenomena angka gugat cerai selalu lebih tinggi, terdeteksi sejak tahun 2015. Dengan alasan ekonomi sebagai faktor utama para istri menggugat cerai suaminya.

Selanjutnya
Halaman
1 2