Guru Besar Unair Meninggal Karena COVID-19

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 12:16 WIB
dokter meninggal
Jenazah Prof Boediwarsono disalatkan dengan protokol COVID-19 (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Dr Boediwarsono Sp. PD K-HOM, meninggal dunia. Guru besar Universitas Airlangga Surabaya spesialis penyakit dalam khusus kanker ini meninggal karena COVID-19.

Ketua IDI Surabaya dr Brahmana membenarkan bahwa Boedi meninggal salah satunya karena COVID-19. Boedi meninggal di Rumah Sakit Darmo Surabaya pada Minggu (6/9).

"Iya karena COVID-19. Tapi ada penyakit penyerta," ujar Brahmana saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (6/9/2020).

dokter meninggalFoto: Istimewa

Brahmana mengatakan Boedi membuka praktik sendiri dan tidak bertugas langsung di ruang perawatan COVID-19. Kemungkinan, Boedi tertular saat praktik dan menerima pasien yang membawa virus Corona.

"Beliau umurnya 75 tahun, dan memang ada komorbid. Beliau tapi tidak bertugas di ruangan khusus perawatan COVID-19," jelas Brahmana.

Pada pagi tadi pukul 09.00 WIB, jenazah Boedi dibawa ke TPU Keputih. Sebelum diantar, beberapa perawat di RS Darmo menggelar salat jenazah kepada almarhum dengan protokol COVID-19.

Sementara Anggota Gugus Kuratif COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril menyebut almarhum dimakamkan dengan protokol kesehatan. Meski begitu Jibril belum mengetahui persis apakah almarhum Boedi positif COVID-19 atau tidak.

"Kalau dari protokolnya ya COVID-19. Masih kita konfirmasi detailnya," pungkasnya.

Tonton juga video 'UNAIR Sebut Mutasi Virus Corona Masuk Indonesia Sejak April':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)