Wagub Emil Beri Tips dan Trik Cara Kuliah di Masa Pandemi

Hilda Meilisa - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 00:52 WIB
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak
Wagub Emil Dardak (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong pendidikan vokasi di Jatim berperan aktif mempersiapkan diri di masa dan pascapandemik COVID-19. Dunia pendidikan memang menjadi salah satu yang terdampak pandemi.

"Dunia pendidikan memang menjadi salah satu yang terdampak pandemi virus Corona, mulai dari berubahnya metode pembelajaran, peluang dan tantangan pekerjaan," ujar Emil pada Pengenalan Mahasiswa Baru Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yang dilakukan secara daring, pada Sabtu (5/9/2020).

Emil mengatakan berubahnya dunia pendidikan di masa pandemi justru bisa dimanfaatkan mahasiswa. Emil memberi tips dan trik cara kuliah sukes di masa pandemi ini.

Yang pertama adalah mahasiswa wajib haus ilmu. Emil mengatakan persaingan manusia dengan mesin bukan hanya terjadi baru-baru ini. Sejak awal revolusi industri, keberadaan manusia sudah terancam. Meski begitu, tetap ada yang membedakan manusia dengan mesin, yaitu memliki perspektif yang luas dan referensi seluas-luasnya.

"Jangan pernah menganggap ijazah yang nantinya didapat adalah tujuan akhir proses belajar. Kita harus memiliki karakter belajar yang secara aktif, perbanyak ngulik, pelajari lintas ilmu yang masih berkaitan dalam pemgembangan kognitif kita," jelas Emil.

Kedua adalah mahasiswa harus adaptif terhadap perubahan. Adanya pandemi, kata Emil, membuat pemanfaatan teknologi dalam dunia digital sangat tinggi. Sehingga kebutuhan akan sumber daya manusia yang mengerti soal dunia digital juga tinggi.

"Mahasiswa utamanya lulusan pendidikan vokasional harus mulai belajar beradaptasi dengan perubahan yang ada di masa pandemi, seperti perubahan model pembelajaran dan tantangan kerja yang berubah," jelas suami Arumi Bachsin ini.

Ketiga adalah mengajak mahasiswa memanfaatkan program pemerintah. Berbagai tingkatan pemerintahan mulai dari pusat, provinsi, sampai daerah telah menyiapkan program untuk mengembangkan potensi anak muda.

"Bukan hanya karena COVID-19 ini saja, program untuk anak muda kami buat untuk dimanfaatkan secara bersama-sama," ungkap Emil.

Untuk menunjang kemampuan mahasiswa di luar kampus, Emil mengenalkan beberapa program Pemprov Jatim. Salah satunya Millenial Job Center dan Big Data. Emil juga ingin agar para mahasiswa dapat memanfaatkan program tersebut.

"Jangan pernah menganggap ijazah yang nantinya didapat adalah tujuan akhir proses belajar. Kita harus memiliki karakter belajar yang secara aktif, perbanyak ngulik, pelajari lintas ilmu yang masih berkaitan dalam pengembangan kognitif kalian. Hal yang harus dikembangkan adalah perspektif yang luas yang merupakan kunci dan memiliki referensi seluas-luasnya," tutup Emil.

(hil/iwd)