Risma Pilih Fokus Cegah Penyebaran COVID-19 Ketimbang Soroti Mutasi Corona

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 00:17 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD menilai resesi ekonomi bagi Indonesia sulit dihindari. Namun Wali Kota Tri Rismaharini menyampaikan, perekonomian Surabaya akan positif hingga akhir tahun.
Wali Kota Risma/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, hingga saat ini pihaknya fokus pada pencegahan penyebaran COVID-19. Ia tidak terlalu memberikan perhatian terhadap kabar adanya mutasi Corona Surabaya.

"Ndak apa-apa. Masak aku ngurusin virusnya. Yang perlu diurusi sekarang memutus mata rantai itu (penyebaran COVID-19)," kata Risma kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Risma menjelaskan, yang paling penting untuk saat ini yakni masyarakat harus patuh terhadap protokol kesehatan, untuk memutus penyebaran COVID-19 di Surabaya.

"Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, lalu jaga kebersihan. Ya udah," imbuh Risma.

Menurut Risma soal mutasi virus Corona bukan bidangnya. Pihaknya akan tetap fokus melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 dan pemulihan ekonomi di Surabaya.

"He bagaimana caranya. Virusnya nggak kelihatan, bagaimana caranya," lanjut Risma.

Sebelumnya diberitakan, selain mutasi D614G, virus Corona juga bermutasi menjadi Corona lain yang sangat jarang ditemui, yakni tipe Q677H. Pakar Biomolekular Universitas Airlangga (Unair) Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengklaim, mutasi ini baru ada di Surabaya.

"Ada dua mutan yang berdekatan dan dari peta sebaran di Indonesia, satu-satunya baru di Surabaya," ungkap Ni Nyoman yang juga Wakil Rektor I Unair kepada detik.com, Minggu (30/8).

(sun/bdh)