KTP yang Ditemukan di Sarang ISIS Dipastikan Bukan Warga Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 31 Agu 2020 19:00 WIB
Pria pada KTP yang Ditemukan di Sarang ISIS Yaman Dipastikan Bukan Warga Mojokerto
Kapolres datangi alamat sesuai KTP yang digerebek di sarang ISIS (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

Identitas pria namanya tercantum di KTP yang ditemukan pemberontak Houthi di sarang ISIS di Provinsi Al Bayda, Yaman dipastikan bukan warga Mojokerto. Fakta ini terungkap berdasarkan hasil penelusuran petugas di alamat sesuai KTP maupun di basis data kependudukan.

"Hasil penelusuran Dispendukcapil, KTP atas nama Syamsul Hadi Anwar bukan warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan saat mengecek rumah di Perumahan Japan Raya, Jalan Basket Blok NN No 15, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Senin (31/8/2020).

Dony juga mengecek langsung ke alamat yang tercantum pada KTP yang ditemukan militan Houthi di sarang ISIS, Yaman. Hasilnya, tidak pernah ada pria bernama Syamsul Hadi Anwar yang pernah tinggal di rumah Jalan Basket Blok NN No 15 tersebut.

"Setelah kami cek bersama stakeholder terkait, rumah ini ditinggali Muhammad Subekhan. Tahun 2010 dia pindah dari Kabupaten Mojokerto ke Kalimantan Timur. Tahun 2014 disewa koperasi selama dua tahun. Setelahnya tidak ada yang menempati sampai sekarang," ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjut Dony, pihaknya menduga KTP yang ditemukan di sarang ISIS itu palsu. "Indikasi sudah mengarah ke sana (KTP palsu). Karena KTP tersebut bukan e-KTP. Namun masih terus kami selidiki dan kami cari," terangnya.

Tonton video 'KTP Mojokerto Ditemukan di Penggerebekan Markas ISIS di Yaman':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2