Plt Bupati Sidoarjo Meninggal, Penyemprotan Disinfektan di Pemkab DPRD Diintensifkan

Suparno - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 12:32 WIB
dprd sidoarjo
DPRD Sidoarjo (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Penyemprotan disinfektan di DPRD Sidoarjo terus diintensifkan. Terlebih setelah Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin meninggal karena COVID-19.

Seperti diketahui, Nur Ahmad sempat mengikuti sidang paripurna di DPRD Sidoarjo pada Rabu (19/8) sebelum meninggal pada Sabtu (22/8).

"Setiap hari sudah dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas intern DPRD Sidoarjo," ujar Titik, resepsionis DPRD Sidoarjo kepada detikcom, Senin (24/8/2020).

Titik mengatakan penyemprotan dilakukan pada pagi hari terhadap seluruh ruangan dan semua bagian gedung DPRD Sidoarjo. Memang penyemprotan dilakukan petugas internal DPRD Sidaorjo, namun sudah mendapat pengarahan dari Dinas Kesehatan Sidoarjo.

"Hari Rabu akan ada tes swab semua karyawan/karyawati sekretariat, dan seluruh anggota DPRD Sidoarjo," jelas Titik.

DPRD Sidoarjo sendiri saat ini tampak lengang. Hanya terlihat pegawai, staf umum, dan penjagaan. Tak terlihat adanya angggota dewan.

Menurut Ketua DPRD Sidoarjo, semua anggota komisi memang tidak ada di tempat karena sedang melaksanakan kunker ke Malang, Solo, dan Semarang.

Diketahui Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menghadiri rapat paripurna, Rabu (19/8/2020). Paripurna itu diikuti 40 anggota DPRD Sidoarjo membahas KUA PPAS tahun anggaran 2020. (iwd/iwd)