Nekat Konvoi di Kota Blitar Saat Pengesahan Warga PSHT Akan Ditindak

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 08:11 WIB
polres blitar kota
Rapat membahas pengesahan warga baru PSHT (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Polisi melarang konvoi saat pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan pencak silat persaudaraan setia hati terate (PSHT) di Blitar. Ratusan petugas disiagakan untuk penyekatan dan menghalau massa yang akan memasuki Kota Blitar.

Kapolresta Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan sebanyak 994 warga baru PSHT akan melaksanakan pengesahan hari ini. Berdasarkan rapat koordinasi dengan ketua ranting dan wilayah, pengesahan akan dilakukan di empat lokasi.

"Kalau biasanya disentralisir di kantor kabupaten lama. Saat ini menyesuaikan kondisi pandemi COVID-19, maka kami sepakat pengesahan di sebar di empat lokasi. Untuk wilayah hukum Polresta Blitar lokasinya ada di Kecamatan Udanawu," kata Leo kepada detikcom, Jumat (21/8/2020).

Sedangkan tiga lokasi lain di wilayah hukum Polres Blitar, lanjutnya, dilaksanakan di Padepokan Kanigoro, Kademangan, dan Garum. Polisi juga meminta, ada pembatasan jumlah orang yang hadir dalam acara tersebut.

"Kami juga sepakat, ada pembatasan jumlah orang yang hadir. Hanya warga baru saja, tanpa ada simpatisan," tandasnya.

Pun dengan kebiasaan konvoi, Leo menegaskan telah menyiapkan ratusan anggotanya berkoordinasi dengan jajaran Polres Blitar dalam skema pengamanan.

Beberapa titik penyekatan juga dilakukan untuk menghalau warga PSHT dari luar kota memasuki wilayah Blitar. Penyekatan dilakukan di perbatasan Kediri, Tulungagung dan Kabupaten Malang.

Yaitu, di wilayah Udanawu yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Kediri bagian barat, di wilayah Ponggok yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Kediri bagian timur, dan di Wonodadi yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Tulungagung.

"Kalau ada warga dari luar kota yang masuk ke Blitar, kami halau di perbatasan. Kami juga melarang ada konvoi dalam acara pengesahan," pungkas Leo.

Tonton juga video 'Berkeliaran di Tengah Pandemi Corona, 5 Anak Jalanan Diamankan':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)