Pesilat yang Nekat Masuk Madiun Saat Malam 1 Suro Akan Ditindak Tegas

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 13:25 WIB
Tim gabungan akan melakukan pengamanan ketat menjelang malam tahun baru Hijriah atau malam suro. Pendekar atau pesilat yang nekat datang ke padepokan di Madiun akan ditindak tegas.
Tim gabungan akan melakukan pengamanan ketat menjelang malam 1 Suro/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Tim gabungan akan melakukan pengamanan ketat menjelang malam tahun baru Hijriah atau malam 1 Suro. Pendekar atau pesilat yang nekat datang ke padepokan di Madiun akan ditindak tegas.

"Kita tim gabungan baik TNI dan Polri dan unsur instansi terkait Pemkab akan tindak tegas jika ada yang nekat datang ke Madiun (malam suro)," ujar Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto usai apel gelar pasukan, Selasa (18/8/2020).

Dalam peringatan malam suro yang jatuh pada Rabu (19/8), Tim gabungan akan mengerahkan lebih dari seribu personel. Akan dilakukan penyekatan di perbatasan Nganjuk, Ngawi, Ponorogo dan Magetan.

"Kita ada 1.060 personel gabungan. Mulai besok kita siagakan di semua perbatasan untuk penyekatan agar tidak ada pesilat yang datang ke Madiun," katanya.

Eddwi menambahkan, larangan pesilat datang ke padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) karena sudah ada kesepakatan, bahwa pengesahan anggota baru dialihkan melalui ranting wilayah.

"Jadi tidak ada pengesahan di Madiun pusat (PSHT) karena sudah ada arahan setiap ranting lokasi pengesahan," sambungnya.

Sementara Dandim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto mengatakan, TNI akan membantu menjaga suasana Madiun agar tetap kondusif. "Seiring masih pandemi COVID-19 maka dimohon agar pesilat untuk mematuhi imbauan ini, agar jangan datang ke Madiun. Baik untuk nyekar atau pun malam 1 Suro dan suran agung. Berdoa bisa dari rumah masing-masing," pungkasnya. (sun/bdh)