Sapi di Situbondo Jatuh ke Septic Tank Usai Jalan Mundur

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 20 Agu 2020 17:08 WIB
Seekor sapi betina di Situbondo jatuh ke septic tank 3 meter. Sapi simmental milik Rahmad (30) itu terjerembab saat terkepas.
Saat seekor sapi betina di Situbondo jatuh ke septic tank/Foto: Istimewa
Situbondo -

Seekor sapi betina di Situbondo jatuh ke septic tank 3 meter. Sapi simmental milik Rahmad (30) itu terjerembab saat terlepas.

Peristiwa itu terjadi di Desa Sopet Kecamatan Jangkar Gara-garanya. Sesaat sebelum jatuh, sapi itu berjalan mundur hingga kaki belakangnya menginjak papan kayu penutup septic tank. Tak pelak, sapi indukan itu langsung terperosok ke dalam septic tank yang baru saja dibuat. Cukup lama sapi itu tertahan dalam septic tank.

Proses evakuasi sapi ini melibatkan tim SAR gabungan dengan dibantu warga sekitar. Upaya evakuasi sempat terkendala kecilnya septic tank. Dengan menggunakan teknik vertical rescue, sapi akhirnya bisa diangkat sekitar 4 jam kemudian.

"Alhamdulillah, sapi berhasil diangkat dengan selamat. Tidak mengalami cedera apapun," kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono kepada detikcom, Kamis (20/8/2020).

Keterangan yang diperoleh detikcom, insiden sapi jatuh dan terperosok ke septic tank ini terjadi pagi tadi. Saat itu, tali tambang pengikat sapi mendadak terlepas. Praktis, sapi langsung berjalan mundur untuk keluar dari dalam kandangnya. Saat itu, kaki sapi menginjak papan kayu penutup septic tank hingga langsung terperosok.

Kabar sapi terperosok langsung menyita perhatian. Tak hanya warga yang berdatangan, unsur Muspika setempat dan tim SAR juga banyak datang ke lokasi kejadian. Evakuasi sapi ini melibatkan unsur gabungan dari Polsek dan Koramil Jangkar, BPBD, Satpol PP, serta Tagana Dinsos Situbondo. Evakuasi dilakukan dengan dibantu warga.

"Untuk penyebabnya, diduga karena tali tambang sapi terlepas. Lalu, sapi itu berjalan mundur dan menginjak papan kayu penutup septic tank. Karena beban berat, penutup itu tidak kuat akhirnya sapi terperosok," pungkas Puriyono.

(sun/bdh)