Bawaslu Kabupaten Blitar Temukan Empat Anggota Polri Masuk Daftar Pemilih

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 16:50 WIB
Bawaslu Kabupaten Blitar
(Foto file: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Bawaslu Kabupaten Blitar menemukan empat anggota Polri masuk daftar pemilih. Atas temuan ini, Bawaslu telah meminta kepada panwaslu kecamatan untuk membuat saran perbaikan yang diberikan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Selain temuan itu, Bawaslu Kabupaten Blitar juga menemukan daftar pemilih lain yang tidak memenuhi syarat (TMS). Yakni pemilih yang tidak dikenali ada 9, pemilih meninggal ada 295 dan pemilih bukan penduduk setempat ada 15. Temuan lainnya, pemilih di bawah umur 4 dan pemilih pindah domisili ada 88.

Ratusan pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) masuk ke dalam daftar pemilih pada proses pencocokan dan penelitian (coklit) pada 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020. Data ini dari hasil pengawasan melekat (waskat) yang dilakukan jajaran Bawaslu Kabupaten Blitar hingga ke tingkat kecamatan dan desa, pada 18 Juli hingga 13 Agustus 2020.

"Atas temuan ini, Bawaslu telah meminta kepada panwaslu kecamatan untuk membuat saran perbaikan yang diberikan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK)," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL) Bawaslu Kabupaten Blitar Priya Hari Santosa kepada detikcom, Rabu (19/8/2020).

Beberapa temuan itu, lanjut dia, merupakan rekapitulasi hasil pengawasan Bawaslu terhadap data yang dikirimkan 22 panwaslu kecamatan se-Kabupaten Blitar, Selain data TMS, Bawaslu juga menemukan data pemilih yang Memenuhi Syarat (MS), namun tidak masuk daftar pemilih.