Dear Pendekar, Jangan Datang ke Padepokan Madiun Saat Malam 1 Suro

Sugeng Harianto - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 17:48 WIB
polres madiun
Rapat koordinasi di Polres Madiun (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun -

Forkopimda Kabupaten Madiun mengimbau kepada para pesilat untuk tidak datang ke padepokan yang ada di Kota Madiun saat peringatan malam 1 suro. Hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar di Polres Madiun.

Kepada para perguruan silat agar mengadakan pengesahan anggota baru di setiap ranting di wilayahnya sendiri.

"Betul jadi ini hasil Rakor Forkopimda Kabupaten Madiun bahwa biasanya ada tradisi pengesahan anggota baru di padepokan saat malam satu suro, kini agar diadakan di setiap ranting," ujar Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (15/8/2020).

Pengesahan yang dilakukan di setiap masing-masing ranting wilayah, kata Eddwi, untuk mengantisipasi adanya gesekan antar perguruan pesilat. Imbauan ini, lanjut Edwwi, berlaku untuk semua nama perguruan pesilat.

"Jadi ini berlaku untuk semua perguruan pesilat agar tidak datang ke Madiun selain antisipasi adanya gesekan antar pesilat juga masih pandemi COVID-19," paparnya.

Sementara itu Wakapolres Madiun Kompol Ahmad Faisol Amir mengharap para pimpinan perguruan silat untuk bisa memberikan pengarahan kepada seluruh anggotanya.

"Kita berharap semua perguruan pesilat untuk mematuhi hasil rakor ini. Nanti kita juga tetap ada pengamanan," ujar Faisol.

Faisol menambahkan, untuk pengamanan malam bulan Suro digelar selama empat hari mulai 19 hingga 22 Agustus 2020. Pengamanan melibatkan 1.600 personel gabungan baik Polri, TNI, dan Satpol PP.

"Pelaksanaan pengamanan atau penyekatan malam 1 Suro, saat pengesahan warga anggota baru PSHT akan dilaksanakan selama 4 hari berturut turut mulai tanggal 19 sampai 22 Agustus 2020 dengan jumlah personil pengamanan 1.600 personel," tandasnya.

Diketahui ada 14 Perguruan Pesilat yang ada di Kabupaten Madiun yakni, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, IKS Kera Sakti.

Kemudian perguruan Ki Ageng Pandan Alas, Tapak Suci, Pro Patria, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, dan Cempaka Putih serta Persaudaraan Sejati, Pro Patria, dan Persaudaraan Pangastuti Tundung Madiun.

(iwd/iwd)