Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Peringati Detik-Detik Proklamasi

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2020 18:39 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengheningkan cipta selama 3 menit untuk memperingati detik-detik Proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus mendatang. Momen itu akan dilaksanakan pada Senin 17 Agustus 2020 pukul 10.17-10.20 WIB.

"Kepada para ASN untuk mengheningkan cipta selama 3 menit untuk memperingati detik-detik Proklamasi Republik Indonesia," kata Khofifah saat memberi sambutan di acara pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada ASN Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (15/8/2020).

Khofifah meminta para ASN untuk menghentikan seluruh kegiatan pada waktu tersebut. Selain untuk ASN, Khofifah juga mengajak masyarakat Jatim untuk turut mengheningkan cipta selama 3 menit.

Khofifah meminta seluruh lapisan masyarakat Jatim untuk menghentikan semua aktivitasnya sejenak selama 3 menit pada 17 Agustus 2020 tepat pukul 10.17 sampai dengan 10.20 WIB untuk memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal ini, juga sejalan dengan arahan dari Menteri Sekretaris Negara agar seluruh masyarakat bisa turut menghormati peringatan Detik-Detik Proklamasi dengan menghentikan kegiatan sejenak dan mengambil sikap sempurna.

"Seluruh warga Jawa Timur, di manapun berada kami mohon agar bisa menghentikan aktivitasnya sejenak pada pukul 10.17 hingga 10.20 WIB atau selama 3 menit saja, untuk mengheningkan cipta sambil berdoa dengan sikap tegap sempurna memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI," ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 akan tetap dilakukan di tingkat Provinsi Jatim. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Bahkan, untuk petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hanya 10 orang, yang berasal dari Paskibraka Tahun 2019. Serta, pasukan upacara dan undangan yang sangat terbatas.

"Di tengah suasana pandemi COVID-19, peringatan HUT Kemerdekaan Ke-75 RI kita laksanakan dengan sederhana, namun tetap khidmat dan tertib," tegas Khofifah.

Ditambahkan Khofifah, sesuai surat Mensetneg seluruh jajaran Polri dan TNI setiap daerah diminta untuk membantu keberhasilan pelaksanaan Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75. Di antaranya, dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang.

"Untuk itu, sekali lagi mari kita semua ambil sikap sempurna, berdiri tegak, untuk menghormati peringatan Detik-Detik Proklamasi pada hari Senin, 17 Agustus tahun 2020 dimulai jam 10.17-10.20 WIB hening cipta sambil berdoa," tegasnya.

Sementara dalam acara pemberian penghargaan satya lencana, Khofifah menyematkan penghargaan kepada 2.694 ASN Pemprov Jatim.

"Selamat untuk semuanya yang sudah mendapatkan tanda kehormatan RI, Satya Lencana Karya Satya itu artinya dedikasi saudara telah memberikan kontribusi efektif untuk negeri ini terutama di Jawa Timur. Total ada 2.694 ASN di Jatim yang menerima," tandas Khofifah.

(iwd/iwd)