Wilayah Zona Hijau hingga Oranye di Jatim akan Uji Coba Belajar Tatap Muka

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 16:30 WIB
Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 291 sehingga totalnya menjadi 25.917 kasus. Sementara pasien yang sembuh bertambah 363 orang.
Foto: Istimewa
Surabaya -

Pemprov Jatim berencana membuka kegiatan belajar tatap muka secara bertahap. Uji coba ini akan diikuti wilayah dengan zona hijau hingga oranye, mulai 18 Agustus 2020.

Uji coba ini untuk jenjang SMA atau SMK. Rencana ini diberlakukan setelah Mendikbud RI Nadiem Makarim mengizinkan pembelajaran secara langsung untuk daerah berzona kuning di masa pandemi COVID-19.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan uji coba ini akan diberlakukan dengan beberapa tahapan. Khofifah menegaskan tidak semua sekolah melakukan uji coba proses belajar secara langsung.

"Pemprov Jatim akan melakukan uji coba proses belajar mengajar secara langsung di sekolah untuk jenjang SMA dan SMK secara selektif atas persetujuan Bupati atau Walikota," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (12/8/2020).

Khofiffah menambahkan sekolah yang dibuka berdasarkan zonasi wilayah COVID-19 yang bukan zona merah.

"Jadi untuk sekolah yang berada di zona merah akan tetap ditutup, sedangkan di zona hijau, kuning dan orange akan dibuka," paparnya.

Tak hanya itu, Khofifah menambahkan untuk sekolah yang berada di wilayah zona kuning, proses belajar mengajar akan dibuka 50 persen dari jumlah siswa per klas. Sedangkan di zona oranye yakni 25 persen.

Sementara setiap sekolah diminta menyiapkan 4 mata pelajaran setiap harinya dengan durasi 45 menit per pelajaran. Jadi, lama belajar tatap muka selama uji coba hanya 4 jam pelajaran per hari, tanpa jam istirahat.

Khofifah menyebut jam belajar masuk sekolah dimulai pukul 07.00 WIB hingga pulang pada pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya
Halaman
1 2