Cerita Patah Hati Sang Mantan Hingga Nekat Lakukan Penculikan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 21:24 WIB
penculikan di surabaya
Sang mantan yang menculik karena masih cinta (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Polisi meringkus pelaku penculikan dan penyekapan perempuan asal Gresik di Surabaya. Tiga dari empat pelaku ditangkap di Sumenep Madura.

Otak dari penculikan ialah IB (29) warga Sumenep. Pelaku merasa sakit hati lantaran cintanya kepada korban WNP (23) putus di tengah jalan. Rencana menikahi gadis pujaan pun kandas.

Kepada polisi, IB mengaku telah menjalin cinta dengan korban sejak tahun 2016 lalu. Tersangka mengaku tiba-tiba diputus secara sepihak tanpa alasan pasti.

"Putus karena tidak ngasih kejelasan ke saya. Lama tidak ketemu. Karena saya kena lockdown, jadi saya pulang ke Madura. Di situ, (korban) WhatsApp saya katanya ndak mau lagi, jadi dia tidak kasih keputusan. Saya mau menemui tapi saya tidak dikasih kesempatan," kata IB saat ditanya polisi ketika rilis di Mapolrestabes Surabaya, Selasa(11/8/2020).

Tersangka yang mengenal dengan korban sejak kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surabaya itu mengaku masih mencintai korban. Bahkan keduanya mempunyai rencana menikah.

"Masih cinta, iya. Jadi tujuannya ingin melanjutkan lagi. Karena saya dan cewek (korban) saya disuruh ke sana hari raya, disuruh bawa tanggal nikah. Jadi saya sudah persiapkan bersama orang tua di rumah, kalau saya hari raya akan ke Gresik untuk membicarakan tanggalnya kapan, tapi di hari raya itukan ada lockdown. Jadi diundur," lanjut IB.

Selanjutnya
Halaman
1 2