Pemkot Imbau Warga Tak Gelar Lomba Saat HUT RI, Seniman Surabaya Tak Setuju

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 00:04 WIB
Pemkot Keluarkan SE Imbauan Tak Gelar Lomba dan Tasyakuran HUT RI
Surat edaran Pemkot Surabaya/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Pemkot Surabaya mengimbau warga tidak menggelar perlombaan dan malam tirakatan untuk merayakan HUT RI. Namun seniman Surabaya justru ingin warga berani melakukan banyak hal dengan protokol kesehatan.

Pemkot Surabaya mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 003.1/7099/436.8.4/2020, perihal pelaksanaan peringatan HUT RI 2020. Pada poin kedua, seluruh masyarakat diimbau tidak menggelar lomba dan malam tirakatan atau tasyakuran serta kegiatan lainnya, yang dapat menimbulkan kerumunan.

Menurut Seniman Surabaya Heri Prasetyo atau yang akrab disapa Heri Lentho, ada paradoks dari sikap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sebab, di satu sisi Risma telah menyampaikan bahwa Surabaya sudah hijau.

"Namun satu sisi beliau menertibkan SE itu. Itu menurut saya hal paradoks. Kedua, melihat situasinya kan masih zona oranye, ini kan sebuah momentum HUT kemerdekaan, bukannya menjaga dan melestarikan kebangsaan itu dengan cara lomba-lomba anak di kampung. Mulai berani dengan menggunakan protokol kesehatan, kemudian jangan semua dilarang. Kan sudah ada SK Menteri sudah terbit sampai maklumat Kapolri dicabut," kata Heri saat dihubungi detikcom, Senin (10/8/2020).

"Seharusnya kan sudah berani memberikan semacam contoh bahwa hidup memang harus dijalani dan berdampingan dengan pandemi, tapi dengan standar kesehatan. Nilai-nilai paling penting ekosistem kebangsaan jangan tiba-tiba dilarang. Toh kalau cuman melarang saja kan gampang tapi harus ada metode lagi. Bisa daring antarkampung, macam-macam juga bagian dari kreativitas. Kalau semua dilarang ya lama-lama bosan hidup dengan banyak larangan," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2