Warga Surabaya Dilarang Gelar Lomba HUT RI ke-75 dan Malam Tirakatan

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 14:42 WIB
Pemkot Keluarkan SE Imbauan Tak Gelar Lomba dan Tasyakuran HUT RI
Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Peringatan HUT ke-75 RI kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya hingga bulan Agustus, wabah COVID-19 belum juga usai. Warga diimbau tak menggelar perayaan.

Biasanya HUT RI dirayakan dengan berbagai lomba tradisional dan tasyakuran. Namun tahun ini diimbau agar tidak menggelar tasyakuran. Bahkan Pemkot Surabaya telah mengeluarkan surat edaran (SE) agar masyarakat tidak merayakan saat pandemi COVID-19.

Di dalam SE No 03.1/7099/436.8.4/2020 perihal pelaksanaan kegiatan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2020. Terdapat tiga poin yang ditandatangi oleh Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Hendro Gunawan.

Poin pertama, sesuai perhitungan identifikasi risiko penyebaran COVID-19 pada kegiatan malam tirakatan atau tasyakuran dan lomba-lomba kampung, mendapatkan skor sebagai kegiatan berisiko cukup tinggi dalam penyebaran COVID-19 di tempat kegiatan.

"Kedua, berdasarkan hal sebagaimana tersebut pada angka 1 (satu), maka kepada seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan lomba dan malam tirakatan atau tasyakuran serta kegiatan lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan dalam rangka Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020," tulis Hendro dalam SE peringatan HUT RI tahun 2020, Senin (10/8/2020).

"Ketiga, sehubungan dengan beberapa hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk mensosialisasikan dan melakukan pengawasan pelaksanaan Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020 di wilayah masing-masing," tulis pada poin terakhir.

SE peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020 ini ditujukan kepada 31 Kecamatan dan 154 Kelurahan se-Surabaya. Dan pihak kecamatan dan kelurahan akan mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

(fat/fat)